alexametrics

Penjelasan Dedengkot Pecinta Honda Soal Mudahnya Adi Hancurkan Scoopy

loading...
Penjelasan Dedengkot Pecinta Honda Soal Mudahnya Adi Hancurkan Scoopy
Honda Scoopy yang dirusak Adi Saputra. FOTO/ Hasan Kurniawan/ SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Honda Scoopy yang diamuk pelanggar lalu lintas (Adi Saputra ) di depan Anggota Polisi yang menilang di Tangerang Selatan mengundang banyak komentar di Media Sosial. Selain ada yang mencemooh aksi konyol Adi ada juga yang mempertayakan kualitas motor zaman sekarang yang dengan mudah dirusak, diangkat dan dibanting seorang diri.

Bicara soal kualitas bahan sepeda motor zaman sekarang (zaman Now) dengan zaman dahulu memang banyak dipertanyakan. Dan terbukti sepakat banyak netizen dalam kasus #KasihanScoopy, netizen banyak yang menyanjung-nyanjung kualitas bahan motor jadul, seperti Honda Supra 110, GL Pro, Yamaha Jupiter 110 dan RX King yang memang terkenal bandel dan kuat. BACA JUGA: Sisi Lain Heboh Video Viral Scoopy di Tangsel

Menanggapi hal itu Pria kelahiran 1951 yang juga pecinta Motor Honda Selamat Cuil alias Mas Bay mengakui ada perubahan bahan dasar motor zaman dahulu dengan motor saat ini.



" Saya menggunakan motor Honda sejak tahun 1967, dan saya akuiin motor dahulu lebih kuat, karena penggunaan bahan. Motor dulu lebih banyak menggunakan bahan plat sementara motor zaman sekarang piber (plastik) makanya dengan mudah dirusak," tutur Mas Bay yang merupakan Anggota, komunitas Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Tangerang kepada SINDOnews, Minggu (9/2/2019).

Menurut Kakek 68 tahun ini yang juga anggota RAPI ( Radio Penduduk Indonesia ), menegaskan semua merek motor sama dari segi kualitas, untuk keluaran motor saat ini.

" Saya rasa semua merek sama tak ada bedanya, dari besinya dan plastiknya. Motor sekarang untuk bearing saja sudah menggunakan biji plastik dan keramik tapi tidak mengurangi fungsinya, cuma jika dibandingkan zaman dahulu jelas berbeda, bearing dahulu dari biji besi yang kuat yang tentunya tahan lama," tandasnya.

Untuk melengkapi berita ini SINDOnews sudah berupaya mengkonsfirmasi pihak PT. Astra Honda Motor namun mereka belum memberikan komentarnya hingga berita ini ditayangkan.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak