alexametrics

Sembunyi-Sembunyi, Triumph Siapkan Motor Ikoniknya untuk Moto2

loading...
Sembunyi-Sembunyi, Triumph Siapkan Motor Ikoniknya untuk Moto2
Triumph Daytona. FOTO/MCN
A+ A-
LONDON - Triumph diam-diam menyiapka pembaruan pada model ikoniknya, Daytona. Bahkan beberapa gambar spyshot Daytona yang sedang diuji di Spanyol direkam oleh MCN.

Munculnya model baru ini sangat terkait dengan tugas Triumph sebagai pemasok mesin resmi untuk mesin balap Moto2 mulai musim ini. BACA: Viral Honda Scoopy Dihancurkan Adi, Yamaha Ikut Bicara Kualitas

Daytona 675 diperkenalkan untuk pertama kalinya pada tahun 2006 sebagai evolusi ke model 650. Tenaga mesin tiga silinder dan wahana yang hidup membuatnya cepat populer di kalangan konsumen.



Pada 2011, Triumph memperkenalkan model 675R yang dilengkapi dengan berbagai komponen balap dan serat karbon. Setelah 12 tahun sukses di pasar, model 7675 standar telah dihapus dari portofolio, diikuti oleh model R dua tahun kemudian.

Daytona 765 dikabarkan akan menggunakan mesin baru dari silinder 765cc tiga silinder. Mampu menghasilkan tenaga pada 135hp, dapat disetel agar lebih kuat dan mampu memenuhi standar emisi Euro5.BACA JUGA: Penjelasan Dedengkot Pecinta Honda Soal Mudahnya Adi Hancurkan Scoopy

Daytona baru akan menampilkan fitur elektronik terbaru, menjadikannya motor sport paling menarik di pasar. Diantaranya adalah kontrol grip, mode pengendaraan, tikungan ABS, quickshifter dan autoblipper sebagai fitur standar.

Tidak hanya itu, itu juga diharapkan akan dipasang dengan suspensi Ohlis, rem spesifikasi rem Brembo, lampu LED, panel instrumen TFT dan banyak lagi.

Namun motornya tidak jauh berbeda dengan model lama. Tubuh kurus dengan garis agresif masih dipertahankan dan Triumph berusaha memastikan berat minimum mungkin.

Sampai saat ini, tanggal pengenalan Daytona 765 belum diumumkan oleh Triumph.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak