alexametrics

Xiaomi Diam 'Diserang', Redmi Lakukan Serangan Balik ke Honor

loading...
A+ A-
SHANGHAI - Belum lama ini, Wakil Presiden Honor, Xiong Junmi melakukan serangan verbal kepada Xiaomi dengan mengatakan, Honor V20 tidak bergantung pada slogan pertempuran. Seperti diketahui, nama internal dari Xiaomi Mi 9 adalah Battle Angel.

"Tetapi Honor menggunakan teknologi hardcore untuk memimpin pengembangan industri ponsel," kata Xiong Junmi seperti dikutip dari laman GSM Arena. "Kamera layar Honor V20, lensa penginderaan jauh ToF, Link Turbo, komputer cloud, dan teknologi lainnya telah memelopori teknologi dan menjadi tolok ukur industri."

Honor memang mengkritik Xiaomi, tapi yang meresponsnya justru bukan Xiaomi. Yang menjawab dan membalasnya adalah Redmi, anak usaha dari penguasa pasar smartphone India tersebut.
Lu Weibing, Wakil Presiden Group Xiaomi dan Manajer Umum Redmi, mengatakan, teknologi ToF yang dipamerkan oleh beberapa merek adalah tipu muslihat yang digunakan untuk menipu pengguna agar mau membelanjakan uangnya. Bahkan, ada produk dengan ToF -salah satu contohnya Oppo R17 Pro adalah ponsel pertama di dunia yang dilengkapi dengan lensa ToF. "Bagaimana mereka bisa jadi yang pertama menggunakan gimmick pemasaran ini?" kritiknya.
Ketika submerek Redmi memperoleh independensinya, banyak yang berspekulasi merek ini diposisikan untuk bersaing dengan Honor. Namun Honor berusaha menempatkan dirinya sejajar dengan Xiaomi, bukan Redmi.



Meski begitu, Xiaomi menolak untuk mencampur masalahnya dengan Honor yang mereka anggap lebih kecil. Sehingga memutuskan memanggil Redmi untuk menerima penggalian. Honor sendiri merupakan anak usaha dari Huawei yang kini menempati peringkat ketiga penjualan handphone di dunia.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak