alexametrics

Layanan GOJEK Resmi 'Mengaspal' di Thailand

loading...
Layanan GOJEK Resmi Mengaspal di Thailand
Manajemen GOJEK perwakilan pemerintah Indonesia dan Thailand berfoto bersama saat peluncuran GET layanan GOJEK di Negeri Gajah Putih. Foto/ist
A+ A-
BANGKOK - GET, platform on-demand multi-layanan yang didukung oleh GOJEK, secara resmi diluncurkan di Bangkok, Thailand.

Pascafase Beta yang dimulai pada Desember 2018, GET telah memperluas jangkauan layanan hingga menjangkau 80% Kota Bangkok. Mereka juga memperkenalkan layanan pesan-antar makanan GET-FOOD.

Acara peluncuran yang diadakan Rabu sore itu turut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dan Ahmad Rusdi, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Thailand, serta Pansak Siriruchatapong, Wakil Menteri Masyarakat dan Ekonomi Digital, Thailand bersama ratusan tamu, selebriti dan masyarakat umum.



Co-Founder dan Chief Executive Officer GET, Pinya Nittayakasetwat, mengatakan, pemahaman mendalam tim manajemen mereka mengenai pasar lokal digabungkan dengan teknologi, pengalaman serta keahlian GOJEK, memperkuat posisi GET dalam memberikan solusi dari permasalahan sehari-hari masyarakat Bangkok melalui teknologi.

"GET telah berhasil menyelesaikan dua juta perjalanan, hanya dalam dua bulan sejak peluncuran fase Beta yang hanya menjangkau lokasi terbatas di Bangkok," katanya dalam keterangan resmi GOJEK , Kamis (28/2/2019).

Nadiem Makarim, Pendiri dan CEO Group GOJEK , mengatakan, dirinya sangat bangga menyaksikan tim GET merealisasikan visi mereka di Thailand. "Ekspansi internasional GOJEK bertujuan untuk mencari cara bagaimana teknologi kami, yang telah membawa dampak positif bagi negara-negara lain khususnya di Asia Tenggara," kata Nadiem.

"Respons positif yang kami terima dari ratusan ribu pelanggan, mitra driver dan merchants di Bangkok selama dua bulan fase Beta menunjukkan kota ini membutuhkan lebih banyak pilihan," pungkasnya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak