alexametrics

Resmi, Redmi 7 Bakal Diluncurkan Tanggal 18 Maret di China

loading...
Resmi, Redmi 7 Bakal Diluncurkan Tanggal 18 Maret di China
Redmi 7 yang disebut sebagai handphone murah akan diperkenalkan secara resmi pada 18 Maret mendatang. Foto/ist
A+ A-
NEW DELHI - Redmi Note 7 dan varian Pro akan tiba di China pada 18 Maret setelah debutnya di India. Bersamaan dengan peluncuran tersebut, ada spekulasi yang menyebut handphone Redmi 7 bakal ikut dikenalkan.

Dan kabar itu ada benarnya. Adalah CEO Redmi, Lu Weibing, yang mengonfirmasinya langsung. Dia menyatakan, Redmi 7 akan diluncurkan bersamaan dengan Note 7 dari India pada 18 Maret.

Lu Weibing merilis poster acara peluncuran dijadwalkan pada 18 Maret di China. Selain dari tanggal peluncuran, poster ini berisi juga render resmi pertama perangkat yang mengungkapkan desain dari semua sudut.
Resmi, Redmi 7 Bakal Diluncurkan Tanggal 18 Maret di China

Dari poster yang terlihat di bawah ini, tampak jelas Redmi 7 akan mendapatkan kamera belakang ganda yang disejajarkan secara vertikal, dan sensor sidik jari. Ponsel juga mendapatkan tampilan takik "setetes air" dengan bezel ramping dan dagu agak besar.



Redmi 7 terlihat mirip dengan Redmi Note 7. Kebocoran dan rumor sejauh ini menunjukkan perangkat memamerkan layar seluas 6,26 inci dengan resolusi 1520 × 720 piksel, dan rasio aspek layar 19:9.

Handphone muncul dengan dukungan prosesor octa-core yang clock di 1.8GHz. Menggunakan RAM 4 GB, Redmi membawa ponsel dengan daya penyimpanan bawaan 64 GB. Perangkat diharapkan dilengkapi kamera depan seluas 8 MP dan dual kamera, masing-masing 12 MP + 8 MP serta sokongan baterai 4.000 mAh.

Sebelumnya, SINDOnews menginformasikan, CEO Xiaomi, Lei Jun, menyebutkan, Redmi 7 adalah perangkat dengan rentang harga Rp1,4 juta-1,7 juta. Sesuatu yang bisa "digapai" oleh banyak konsumen di pasaran handphone global.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak