alexametrics

Ingin Jadi Pemimpin Pasar, Samsung Berencana Caplok NXP

loading...
Ingin Jadi Pemimpin Pasar, Samsung Berencana Caplok NXP
Samsung berencana membeli perusahaan semikonduktor asal Belanda untuk menguasai pasar chipset. Foto/ist
A+ A-
SEOUL - Samsung memiliki divisi semikonduktor yang sangat besar. Mereka membuat semuanya, mulai dari prosesor hingga chip memori dan display. Pada satu titik waktu mereka bahkan digunakan untuk membuat chip seri 'A' yang didambakan Apple.

Hal ini belum memuaskan Samsung. Raksasa elektronik Korea itu berencana mengakuisisi NXP. Ini adalah salah satu produsen semikonduktor terbesar di Bumi.

Perusahaan Belanda tersebut memiliki pendapatan lebih dari USD 9 miliar per tahun. Mereka dikenal untuk co-inventing teknologi NFC.Sebelumnya, Qualcomm berjuang untuk beberapa waktu untuk mendapatkan NXP. Namun sejumlah masalah membuat kesepakatan dibatalkan. Fakta bahwa Qualcomm menginginkan NXP bisa meyakinkan Anda akan pentingnya mereka.



Menurut laporan media Korea Selatan, Samsung memang sedang mempertimbangkan mengakuisisi NXP. Mereka tidak berhenti di situ. Kata adalah bahwa mereka ingin memperoleh Infenion dan Xilinx juga. Mereka juga adalah perusahaan yang berpengaruh di pasar semikonduktor.

Samsung berharap, untuk mengonsolidasikan posisinya di pasar dengan mengakuisisi perusahaan-perusahaan ini. Samsung sudah memiliki kehadiran global dalam pembuatan chip tetapi hanya membuat beberapa jenis chip.

Jika akuisisi ini benar terjadi, maka Samsung akan berkembang dari hanya prosesor dan memori ke beragam elemen. Manajemen daya, Nirkabel, Otomotif, Logika yang dapat diprogram hanyalah beberapa opsi.

Samsung diperkirakan bisa mendapatkan perusahaan teknologi itu seharga USD40 miliar. Tetapi kita mungkin tidak pernah tahu bahwa NXP adalah perusahaan publik.

Saham NXP juga meningkat dengan rumor yang menyebar. Samsung bisa menjadi pemimpin pasar dengan potensi besar jika kesepakatani.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak