alexametrics

Ratusan Aplikasi Android Pembawa Adware Diunduh 150 Juta Kali, Anda Korbannya?

loading...
Ratusan Aplikasi Android Pembawa Adware Diunduh 150 Juta Kali, Anda Korbannya?
Untuk melihat apakah ponsel Anda masih memiliki salah satu aplikasi ini yang diinstal, Anda sebaiknya memeriksa daftar yang terdapat di lampiran laporan Titik Periksa. Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - Check Point Research, yang berfokus pada jenis adware baru bernama SimBad, melaporkan telah menemukan adware tersebut di 206 aplikasi di Google Play Store. Fatalnya, aplikasi ini secara kolektif telah diunduh lebih dari 150 juta kali dan sejak laporan itu masuk Google telah menghapusnya dari Play Store.

Aplikasi, setelah diinstal, akan membanjiri handphone pengguna dengan iklan yang diputar di latar belakang. Bahkan jika aplikasi tidak terbuka sekalipun.

Selain itu, laman Phone Arena, menyebutkan, aplikasi yang terinfeksi ini dapat memaksa browser pengguna untuk mengunjungi situs web yang dipilih oleh penyerang dengan instruksi yang datang dari server penyerang. Dan untuk mempersulit pengguna menghapus instalan judul-judul ini, ikon mereka akan hilang dari peluncur.



Adware itu bernama SimBad karena sebagian besar aplikasi yang ditemukan adalah game simulator. Meskipun dianggap adware sekarang, Check Point mengatakan, infrastruktur yang ada di sana dapat "berkembang menjadi ancaman yang jauh lebih besar" .

Aplikasi yang terinfeksi paling banyak menginstal adalah judul yang disebut Snow Heavy Excavator Simulator dengan 10 juta unduhan. Sejumlah judul masing-masing memiliki 5 juta pemasangan, termasuk Pengemudi Darurat Truk Pemadam Kebakaran, Pengemudi Ambulans Penyelamatan, dan Tantangan Parkir Mobil.

Meskipun Google telah menghapus aplikasi dari PlayStore, jika Anda menginstal salah satu aplikasi yang terinfeksi, apa yang diunduh masih dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat pengguna.

Untuk melihat apakah ponsel Anda masih memiliki salah satu aplikasi ini yang diinstal, Anda sebaiknya memeriksa daftar yang terdapat di lampiran laporan Titik Periksa.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak