alexametrics

Kesulitan Pakaian Wanita, NASA Batal Kirim 2 Wanita ke Antariksa

loading...
Kesulitan Pakaian Wanita, NASA Batal Kirim 2 Wanita ke Antariksa
Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) batalkan kirim Christina Koch dan Nick Hague. FOTO/ Ist
A+ A-
JAKARTA - Badan Antariksa dan PenerbanganAmerika Serikat (NASA) membatalkan rencana bersejarah menerbangkan dua astronot perempuan untuk melakukan pekerjaan karena kurangnya pakaian luar angkasa untuk wanita.

Seperti dilansir dari AFP, dalam hal ini, Christina Koch akan terus bekerja di ruang angkasa dengan astronot Nick Hague yang menggantikan Anne McClain sebagai rencana semula pada hari Jumat.

Jika rencana asli berlanjut, Koch dan McClain akan menciptakan sejarah terbaru dengan jalan dua wanita untuk bekerja bersama sejak stasiun ruang angkasa itu didirikan pada tahun 1998.



Sebelumnya, NASA mengumumkan bahwa dua astronot wanitanya akan melakukan spacewalk. Ini merupakan aktivitas di luar pesawat ruang angkasa, termasuk memperbaiki peralatan dan melakukan eksperimen. Hal tersebut diungkapkan NASA tepat pada Hari Perempuan Internasional pada 6 Maret 2019.

Bahkan yang pertama kalinya dua personel perempuan. Sebelum ini, yang melakukan aktivitas di luar pesawat didominasi oleh astronot laki-laki. Atau jika perempuan pun berpasangan dengan laki-laki.


Menurut NASA hal ini bukan disengaja, baik Koch dan McClain terpilih sebagai anggota kelas astronot ke-21 NASA pada 2013, dan menyelesaikan pelatihan pada 2015. McClain telah berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional sejak Desember 2018. Sementara itu, Koch akan bergabung pada akhir bulan ini.

Menurut NASA, keduanya akan dipandu dari darat oleh direktur penerbangan Mary Lawrence, dan pengendali penerbangan Jackie Kagey dan Kristen Facciol.

Untuk informasi, NASA memilih astronot wanita pertamanya pada tahun 1978 dan saat ini memiliki 34 persen astronot wanita. Adapun kosmonot Rusia Svetlana Savitskaya, yang merupakan astronot wanita kedua dan menjadi wanita pertama yang berjalan di luar angkasa pada tahun 1984 saat menguji metode perbaikan.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak