alexametrics

Digarap Bertahun-tahun, Akhirnya Apple Ngaku Nyerah Produksi AirPower

loading...
Digarap Bertahun-tahun, Akhirnya Apple Ngaku Nyerah Produksi AirPower
Dikenalkan bersama peluncuran iPhone X, Apple akhirnya mengaku tak bisa memproduksi AirPower karena standar yang terlalu tinggi. Foto/ist
A+ A-
CUPERTINO - Apple mengumumkan jika proyek charger nirkabel AirPower dihentikan. Hal tersebut disampaikan oleh Senior Vice President Hardware Engineering Apple, Dan Riccio.

Melalui sebuah surat elektronik, Dan Riccio memohon maaf bahwa perangkat nirkabel ini batal diproduksi. “Setelah banyak upaya, kami menyimpulkan AirPower tidak akan mencapai standar tinggi dan kami telah membatalkan proyek, ” ujarnya seperti dilansir laman TechCrunch, Sabtu (30/3/2019).

"Kami minta maaf pada konsumen yang menantikan peluncurannya. Kami terus meyakini bahwa masa depan adalah nirkabel dan kami berkomitmen untuk mendorong pengalaman nirkabel," imbuhnya



AirPower sendiri diumumkan pada September 2017, bersamaan dengan rilis iPhone X dan iPhone 8. Saat itu keduanya menjadi perangkat pertama yang hadir dengan dukungan pengisian nirkabel. Apple sendiri berencana mulai menjual AirPower pada 2018.

Hal seperti ini jarang sekali terjadi bagi perusahaan yang bermarkas di Cupertino ini. Bahkan hampir tidak pernah terjadi sepanjang sejarah.

Dalam hal ini, tampaknya Apple mengalami masalah-masalah teknis. Konsep dasar pengisian nirkabel sebenarnya sudah lama dikenalkan, tapi dengan menjanjikan kemampuan untuk menempatkan beberapa perangkat di mana saja dan mengisi daya secara bersamaan Apple dinilai menetapkan standar terlalu tinggi untuk AirPower.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak