alexametrics

Riset Terbaru Buktikan Vape Lebih Berbahaya dari Rokok Tembakau

loading...
Riset Terbaru Buktikan Vape Lebih Berbahaya dari Rokok Tembakau
Ilustrasi rokok elektronik alias Vape. FOTO/ Ist
A+ A-
LONDON - Satu lagi bukti ilmiah yang menyatakan bahwa produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik alias Vape memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah.

Meluasnya penggunaan rokok elektronik (e-rokok) di kalangan anak muda tidak memperlambat laju merokok di antara kelompok usia yang sama, menurut penelitian terbaru.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BMJ, Thorax mengatakan e-rokok yang ditakuti adalah pintu gerbang ke obat-obatan untuk tembakau.



"Studi kami tidak mendukung hipotesis bahwa e-rokok 'menormalkan' perokok muda selama periode pertumbuhan tetapi sebagian besar konsumsinya menjadi tidak stabil di Inggris," jelas studi tersebut seperti dilansir AFP.

Efek kesehatan yang disebabkan oleh e-rokok masih belum diketahui karena praktik baru.

Menurut para ahli, perlu waktu untuk memutuskan untuk menghisap tembakau yang menyebabkan lebih dari tujuh juta kematian prematur di seluruh dunia setiap tahun.

Bulan lalu, penelitian pada hampir 100.000 orang dewasa di Amerika Serikat menunjukkan bahwa penggunaan e-rokok meningkatkan kemungkinan serangan jantung, penyakit arteri koroner dan depresi dengan masing-masing 34, 25 dan 55 persen.

Selain itu, laporan ini juga mengatakan bahwa uap yang terkandung dalam produk tembakau alternatif sejauh ini belum terbukti memberikan dampak berbahaya bagi non pengguna. Lebih jauh, produk ini telah berhasil membantu jutaan perokok di Inggris untuk beralih pada produk tembakau alternatif.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak