alexametrics

DevOps Indonesia Meetup at ACT

DevOps Indonesia Gandeng ACT Hadirkan Tokopedia dan XL untuk Berbagi Pengalaman

loading...
DevOps Indonesia Gandeng ACT Hadirkan Tokopedia dan XL untuk Berbagi Pengalaman
Tampak salah satu kegiatan dalam DevOps Indonesia Meetup at ACT di Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan. Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - DevOps Indonesia bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyelenggarakan acara “DevOps Indonesia Meetup at ACT” di Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Acara bulanan ini berisi terkait pengalaman para ekspertise di bidang teknologi, yaitu Haries Efrika, Performance Management Lead Tokopedia dan Khairul Zebua, Senior DevOps Engineer at XL Axiata, Tbk. Mereka membahas berbagai perspektif otomatisasi serta bagaimana otomatisasi membantu meningkatkan kolaborasi dan integrasi antara tim.

Sebagai gambaran, DevOps adalah gerakan budaya dan profesional yang menekankan komunikasi, kolaborasi, integrasi, dan otomatisasi untuk meningkatkan aliran kerja antara pengembang perangkat lunak dan profesional operasi TI. DevOps memungkinkan organisasi TI untuk memberikan nilai bisnis yang lebih besar dengan meningkatkan kemampuan merancang, mengembangkan, menyebarkan, dan mengoperasikan perangkat lunak dan layanan yang andal.



“Tujuan dari DevOps Meetup Indonesia adalah untuk menciptakan tempat dan komunitas untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang DevOps dan membantu orang lain untuk memulai gerakan: Ayo mulai berbagi! Organisasi mengadopsi DevOps untuk mencapai pengiriman perangkat lunak dan perubahan infrastruktur yang lebih cepat dengan tetap mempertahankan kualitas tinggi dan keandalan layanan yang tinggi," Hananto Wibowo Co-Organizer, DevOps Indonesia.

Dalam acara itu, pembicara menyampaikan bahwa organisasi mengadopsi DevOps untuk mencapai pengiriman perangkat lunak dan perubahan infrastruktur yang lebih cepat dengan tetap mempertahankan kualitas tinggi dan keandalan layanan yang tinggi. Namun, banyak faktor yang berperan pula dalam keberhasilan adopsi DevOps, mulai dari budaya organisasi, proses lean, bakat, dan otomatisasi.

Sejalan dengan itu, Kiki Marjuki, Direktur Teknologi dan Informatika ACT mendukung penuh acara kolaborasi ini. “Sharing session khususnya bidang DevOps ini sebagai sarana membangun jaringan dan perkenalan baik DevOps itu sendiri maupun antar praktisi DevOps. Bagi ACT, acara ini sangat penting karena sistem IT lembaga kemanusiaan harus bisa dikelola dengan model teknologi, sistem dan arsitekstur terbaru dan sesuai dengan perkembangan zaman,” papar Kiki.

Hananto Wibowo pun menyambut baik kerja sama yang sudah terjalin ini dengan menyatakan harapannya bahwa ACT kedepannya tidak hanya menjadi penyelenggara. Namun juga bisa berperan aktif sebagai pembicara.

“Harapan ke depannya ACT tidak hanya membantu kami sebagai tim partnership kami namun menjadi pembicara juga. Kami ingin di event-event bulanan maupun tahunan selanjutnya ACT dapat turut serta mengirimkan pembicara,” ungkap Hananto.

Kiki pun mengaminkan sambutan hangat tim DevOps Indonesia. “Kami sangat berharap forum seperti ini bisa terus terlaksana serta jika memungkinkan bisa melahirkan platform bersama khususnya terkait dengan peningkatan kapasitas dan kapabilitas sistem IT lembaga kemanusiaan,” tutup Kiki.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak