alexametrics

Sertifikasi FCC Ungkap Kelemahan ASUS ZenFone 6Z

loading...
Sertifikasi FCC Ungkap Kelemahan ASUS ZenFone 6Z
ASUS Zenfone 6/6Z mengantongi sertifikat FCC di AS untuk peluncuran pada 16 Mei 2019. Ponsel membawa pengisian lama di Zenfone 5, yakni 18W. Foto/Ist
A+ A-
TAIPE - Smartphone ASUS yang baru, mungkin saja ZenFone 6 atau varian 6Z-nya, belum lama ini memperoleh sertifikasi dari FCC (Komisi Komunikasi Federal) di AS. Handphone-nya sendiri dijadualkan diluncurkan 16 Mei.

Perangkat flagship baru dari pabrikan Taiwan ini diidentifikasi dengan nomor model ASUS_I01WD. Handset telah muncul dalam beberapa pekan terakhir dalam basis data dua platform benchmark populer, seperti AnTuTu dan Geekbench. Dua situs itu memberikan informasi menarik tentang peralatan teknisnya.
Sertifikasi FCC Ungkap Kelemahan ASUS ZenFone 6Z

Laman MySmartPrice melaporkan, seperti yang sudah terjadi di tahun-tahun terakhir, ZenFone 6 kemungkinan besar tidak akan menjadi model tunggal.

Satu bulan tersisa sebelum peluncuran di Valencia, Spanyol, informasi terbaru tentang ZenFone 6/6Z muncul dari sertifikasi FCC ini. Dokumentasi sebenarnya, seperti yang Anda lihat di badan berita ini, tidak mengonfirmasi atau menyangkal rumor beberapa pekan terakhir tentang spesifikasi teknis utama dari smartphone baru ini.
Sertifikasi FCC Ungkap Kelemahan ASUS ZenFone 6Z

Namun ada indikasi yang terkait dengan kecepatan pengisian yang didukung, yakni smartphone tidak akan melampaui 18W. Pada tahun di mana banyak smartphone Android datang untuk menawarkan sistem pengisian lebih dari 22,5W.Tampaknya produsen Taiwan ini mengonfirmasikan kecepatan pengisian ulang ZenFone 5Z saat ini. Dan tampaknya ini menjadi kelemahan dari ponsel cerdas tersebut.
Laporan sebelumnya menyebutkan ASUS ZenFone 6 mengadopsi SoC high-end Qualcomm, Snapdragon 855. Prosesor yang kini banyak kita temukan di banyak Android flagship.
Sertifikasi FCC Ungkap Kelemahan ASUS ZenFone 6Z


(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak