alexametrics

Facebook Akui Sedot Kontak Email dari 1,5 Juta Pengguna Sejak 2016

loading...
Facebook Akui Sedot Kontak Email dari 1,5 Juta Pengguna Sejak 2016
Facebook mengaku secara tak sengaja menyedot data kontak email dari 1,5 juta penggunanya. Foto/ist
A+ A-
MENLO PARK - Facebook mengaku telah mengumpulkan kontak email dari 1,5 juta pengguna tanpa sepengetahuan mereka. Kejadian itu secara tak sengaja terjadi sejak Mei 2016.

Aktivitas tersebut terungkap ketika seorang peneliti keamanan memerhatikan bahwa Facebook meminta pengguna untuk memasukkan kata sandi email mereka. Alasannya untuk memverifikasi identitas ketika mendaftar untuk sebuah akun.

Dilansir dari laman Cnet, Jumat (18/4/2019), mereka yang memasukkan kata sandi kemudian melihat pesan munculan yang mengatakan "mengimpor" kontak mereka tanpa terlebih dahulu meminta izin.



Seorang juru bicara Facebook berdalih, 1,5 juta kontak orang telah dikumpulkan dengan cara ini untuk membantu membangun web koneksi sosial Facebook. Lalu merekomendasikan pengguna lain untuk ditambahkan sebagai teman.

"Bulan lalu kami berhenti menawarkan verifikasi kata sandi email sebagai opsi bagi orang memverifikasi akun mereka ketika mendaftar untuk Facebook untuk pertama kalinya," ucap seorang Juru Bicara Facebook.

"Ketika kami melihat langkah-langkah yang dilakukan orang untuk memverifikasi akunnya, kami menemukan dalam beberapa kasus kontak email orang juga diunggah secara tidak sengaja ke Facebook ketika mereka membuat akun," kelitnya

Mereka mengaku telah memperbaiki masalah tersebut dan memberi tahu orang-orang yang kontaknya diimpor. Juru bicara itu juga meyakinkan kontak tersebut tidak dibagikan kepada siapapun dan sedang dalam proses dihapus.

Kasus keamanan data pengguna ini bukan pertama kali menimpa Facebook. Praktik penanganan data perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini dipertanyakan setelah skandal Cambridge Analytica, di mana informasi pribadi hingga 87 juta pengguna Facebook diakses secara tidak bertanggung jawab.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak