alexametrics

Pengulas Keluhkan Samsung Galaxy Fold Rusak Setelah Dipakai Dua Hari

loading...
Pengulas Keluhkan Samsung Galaxy Fold Rusak Setelah Dipakai Dua Hari
Samsung Galaxy Fold yang siap memasuki masa penjualan diduga mengalami masalah pada beberapa sampel yang digunakan oleh awak media. Foto/ist
A+ A-
SEOUL - Samsung Galaxy Fold bermasalah? Hal ini bukan kesimpulan, tapi empat reviewer atau pengulas ponsel supermahal itu mengatakan tampilan handphone rusak setelah 2 hari digunakan.

Dilansir dari laman Business Insider, masalah ini tampaknya terkait dengan melepas penutup film plastik dari tampilan Galaxy Fold yang tidak dirancang untuk dilepas. Namun setidaknya satu reviewer mengatakan tampilan Galaxy Fold-nya masih rusak meskipun dia menyimpan film di layar.

Resensi lain mengatakan, masalah ini tampaknya tidak terkait dengan film plastik pada layar Galaxy Fold. Yang pasti, sejauh ini unit ulasan Galaxy Fold Business Insider belum menunjukkan masalah apa pun. Mereka juga menempatkan lapisan film plastik di layar.



Empat pengulas smartphone dengan layar dapat dilipat memang telah melaporkan tampilan pada unitnya pecah setelah dua hari ponsel digunakan. Hal itu kontradiktif dengan pernyataan Samsung yang menggaransi layar Galaxy Fold cukup tahan lama untuk 200.000 buka tutup layar.

Salah satu pengulas yang mengungkap masalah ini adalah Mark Gurman dari Bloomberg. Dalam cuitan-nya dia mengatakan, tampilan pada Galaxy Fold-nya pecah setelah dua hari digunakan.

Gurman kemudian mengatakan, dia melepas penutup layar film plastik dari Galaxy Fold, yang Samsung katakan untuk tidak menghapus. Gurman rupanya tidak tahu bahwa film itu tidak dimaksudkan untuk dihapus.

YouTuber, Marques Brownlee, juga mengatakan, dia melepas film plastik tanpa mengetahui itu dimaksudkan untuk tetap ada di sana. Dan unit review Galaxy lipatnya pun "hancur". Demikian tweet Brownlee kepada Gurman.

Tampaknya peringatan Samsung tentang menghapus film plastik mungkin belum cukup jelas. Brownlee menyarankan di Twitter agar perusahaan lebih jelas ketika orang yang memesan Galaxy Fold menerima perangkat mereka.

Pada awalnya masalah itu terkait dengan melepas film plastik yang Samsung perintahkan agar tidak dihapus. Namun, Steve Kovach CNBC, dalam cuitan video pada Rabu lalu mengungkap, tampilan unit ulasannya berkedip di bagian kiri layar. Padahal dia tidak melepas film plastik pada ponsel.

The Verge juga melaporkan, tonjolan berkembang di bawah tampilan Galaxy Fold dan akhirnya memecahkannya. Masalahnya tampaknya tidak terkait dengan masalah tampilan atau film plastik yang di-tweet oleh pengulas lain.

Sejauh ini unit tinjauan Galaxy Fold Business Insider belum mengalami masalah apa pun. "Kami belum menghapus film plastik dari tampilan Galaxy Fold," ujar pengulas dari laman ini.

Business Insider telah menghubungi Samsung untuk mengomentari masalah ini dan bertanya tentang program perbaikan untuk Galaxy Fold. Dalam sebuah pernyataan, Samsung mengatakan, “Sejumlah sampel Galaxy Fold awal disediakan untuk media untuk ditinjau. Kami telah menerima beberapa laporan mengenai tampilan utama pada sampel yang disediakan. Kami akan secara menyeluruh memeriksa unit-unit ini secara pribadi untuk menentukan penyebab masalahnya."

Secara terpisah, beberapa pengulas melaporkan telah menghapus lapisan atas layar yang menyebabkan kerusakan pada layar. Layar utama pada Galaxy Fold menampilkan lapisan pelindung atas, yang merupakan bagian dari struktur tampilan yang dirancang untuk melindungi layar dari goresan yang tidak diinginkan.

"Menghapus lapisan pelindung atau menambahkan perekat ke tampilan utama dapat menyebabkan kerusakan. Kami akan memastikan informasi ini disampaikan dengan jelas kepada pelanggan kami," kata Samsung lagi.

Galaxy Fold sendiri mulai dijual pada 26 April. Apakah Anda menjadi salah satu yang menantikan handphone layar lipat ini?
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak