alexametrics

Kominfo Tetapkan Tarif Jaringan Optik Palapa Ring Tengah

loading...
Kominfo Tetapkan Tarif Jaringan Optik Palapa Ring Tengah
Tampak daftar lengkap dari tarif Palapa Ring Tengah yang ditetapkan pemerintah. Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - Setelah beroperasi Desember 2018 dan melalui masa uji coba komersial, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menetapkan tarif penggunaan layanan jaringan serat optik palapa ring tengah.

Proyek tersebut menjangkau 27 kabupaten kota di Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur. Infrastruktur backbone di Palapa Ring Tengah ini terdiri dari Kabel Serat Optik Darat, Kabel Serat Optik Laut dan Micro-wave.

Palapa Ring Tengah merupakan salah satu paket dari tiga paket yang dibagi untuk proyek nasional Palapa Ring. Sebelumnya, Palapa Ring Barat telah dikomersialkan dan Palapa Ring Timur sedang dituntaskan penyelesaian pembangunannya.



"Tidak berbeda jauh dengan komersial Palapa Ring Barat, terdapat dua tarif penggunaan palapa ring tengah, yaitu tarif penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwidth dan tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark fiber," ujar Ferdinandus Setu Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo dalam keterangan resminya, Sabtu (27/4/2019).

Soal penetapan tarif penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwidth, kata Ferdinandus, berdasarkan nilai investasi, harga pasar, dan jumlah pengguna jasa.

Setiap pengguna jasa penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwidth hanya dapat menggunakan kapasitas lebar pita atau bandwidth maksimal 10 Gbps. Bagi empat pelanggan pertama Palapa Ring Tengah, terdapat skema diskon yang telah ditetapkan.

Di mana untuk pengguna jasa pertama akan diberikan diskon 50%, dan pengguna jasa kedua akan diberikan diskon 33% yang berlaku selama 12 bulan. Sedangkan untuk pengguna jasa kelima akan diberikan harga normal.

Tampak daftar lengkap dari tarif Palapa Ring Tengah yang ditetapkan pemerintah. Foto/ist
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak