alexametrics

Ada 95% Calon Pembeli Mobil Bekas Andalkan Informasi dari Internet

loading...
Ada 95% Calon Pembeli Mobil Bekas Andalkan Informasi dari Internet
Calon konsumen mobil bekas lebih mengandalkan informasi dari internet saat mencari informasi kendaraan incarannya. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Calon konsumen yang berminat membeli mobil bekas lebih mengandalkan internet untuk mendapatkan segala informasi yang berhubungan dengan kendaraan incarannya.

Presiden Direktur mobil88 Halomoan Fischer mengatakan, menurut hasil survei, 95% konsumen menggunakan dunia digital di awal ketika ingin membeli mobil bekas. Seiring mendekati proses pembelian, persentase itu berkurang karena konsumen masih mempertimbangkan cara konvensional.

"Kalau dari survei market hari ini, 95% customers yang ingin membeli use car itu starting ke digital. Tapi begitu sampai ke ujungnya semakin turun," katanya saat ditemui di Jakarta.



Kendati demikian, dia memastikan, digitalisasi proses jual-beli mobil bekas bukan berarti bakal mematikan semua cara konvensional. Dia juga tidak bisa memprediksi kapan konsumen akan menjadi menggunakan proses semuanya secara digital.

"Kami percaya (offline tidak hilang). Cuma kalo kita bicara kapan semua akan terjadi digitalisasi along the journey, saya juga enggga bisa ngeramal, apakah semua bisa convert jadi digital," sanggah Ficher.

Demi memenuhi kebutuhan digital itu, mobil88 mengeluarkan mobil 88 e-store yang berisi mengakomodasi pencarian informasi mobil seken. Salah satu fitur yang menarik dari aplikasi ini adalah tersedianya foto 360 derajat. Fitur itu memungkinkan konsumen melihat interior mobil.

Fischer percaya bagi para calon pembeli mobil bekas, yang dibutuhkan adalah visual yang baik. Untuk itu, mobil88 memiliki standardisasi foto yang berkualitas.

"Melihat display unit di e-store kami itu lebih nyaman, karena standar fotonya sama," klaimnya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak