alexametrics

Baru Diluncurkan, OnePlus 7 Pro Langsung Uji Tes Ketahanan

loading...
Baru Diluncurkan, OnePlus 7 Pro Langsung Uji Tes Ketahanan
OnePlus 7 Pro
A+ A-
JAKARTA - OnePlus 7 Pro baru saja diumumkan beberapa jam yang lalu, namun Zack dari melalui YouTube JerryRigEverything sudah memulai uji ketahanan terhadap ponsel ini.

Dilansir dari GSM Arena, ia memulai tes dengan ciri khasnya memberikan goresan pada ponsel, dan sama seperti ponsel lainnya, 7 Pro ini melindungi layarnya dengan Gorilla Glass, goresan ponsel ini terdapat di level 6 pada skala kekerasan Mohs (alat sejenis obeng), dengan lekukan yang lebih dalam muncul di level 7. Perhatikan bahwa level mengacu pada alat yang digunakan untuk menggaruk.

Selanjutnya, kamera swafoto bermotor pop-up - ini juga dilindungi oleh kaca, yang berarti tidak akan mudah tergores, meskipun area di sekitarnya terbuat dari plastik dan rentan terhadap banyak goresan lagi. Kemudian, ini bukan permukaan fungsional sehingga gambar foto Anda tidak akan terpengaruh. Sisi ponsel terbuat dari logam, termasuk baki kartu SIM, volume rocker, tombol daya, dan slider peringatan.



Bagian belakang ponsel juga diselimuti oleh Gorilla Glass 5, sehingga tidak akan tergores dengan pisau variasi kebun Anda. Logo dan wordmark OnePlus keduanya ditutupi oleh kaca sehingga tidak mudah untuk lepas. Ketika mengalami tes pembakaran, layar 7 Pro ini sangat mengesankan tidak menunjukkan piksel mati setelah sekitar satu menit dibakar secara langsung. Panel AMOLED lainnya biasanya hanya bertahan sekitar 20 detik hingga kerusakan piksel yang tidak dapat dipulihkan pun terjadi, namun ponsel ini sangat mengejutkan.

Sensor sidik jari masih berfungsi bahkan ketika kaca di atasnya mengalami goresan oleh level 7 Mohs pick (sejenis obeng), dan ponsel selamat dari tes lekukan - tanpa pemisahan kaca atau kekusutan dalam bingkai. (NABIL ALFARUQ)
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak