alexametrics

53,4% Orang Indonesia Tak Pernah Kunjungi e-Commerce, Ini Kata Tokopedia

loading...
53,4% Orang Indonesia Tak Pernah Kunjungi e-Commerce, Ini Kata Tokopedia
Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia menyebutkan 53,4 % orang Indonesia tidak pernah berkunjung ke situs e-commerce. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) baru saja merilis hasil survei mengenai penggunaan internet di Indonesia. Salah satu hasilnya yang cukup mengejutkan adalah 53,4 % orang Indonesia tidak pernah berkunjung ke situs e-commerce.

Menanggapi hasil survei tersebut, VP of Merchants Tokopedia, Inna Chandika mempertanyakan berapa wilayah di Indonesia yang sudah ter-cover internet. Karena internetlah yang menjadi kunci agar masyarakat dapat mengakses e-commerce.

"Di mana itu harus balik lagi nanya berapa area di Indonesia yang sudah ada internet, dan mimpinya kami adalah untuk semua warga Indonesia ada internet. Apakah itu melalui handphone atau melalui komputer atau desktop sehingga bisa mengakses Tokopedia," katanya di sela-sela acara Semarak Ramadhan Ekstra di Jakarta.



Dia pun menggantungkan banyak harapan kepada pemerintah untuk bisa memebangun infrastruktur internet agar masyarkarat warganya bisa lebih mudah mengakses dan berbelanja melalui e-commerce. "Jadi pertanyaannya kapan satu hari kita bisa mencakup 100% (orang belanja online)? Kami nggak tahu, itu juga tergantung dukungan dari pemerintah untuk mendukung membangun infrastruktur internet tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama VP of Corporate Communication Tokopedia, Nuraini Razak, mengklaim, saat ini jumlah pengunjung salah satu startup Unicorn ini sudah mencapai 90 juta kali per bulan. Selain itu, Tokopedia telah mengirim barang ke 97% kecamatan di seluruh Indonesia per bulannya.

"Jadi seluruh Indonesia udah menikmati dan bisa menikmati hasilnya besok ini di Ramadhan. Tiga persen ini sisanya kebanyakan di Indonesia timur," tandasnya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak