alexametrics

Toyota Siapkan Crossover Baru Lebih Kecil dari C-HR

loading...
Toyota Siapkan Crossover Baru Lebih Kecil dari C-HR
Toyota C-HR . FOTO/ Ist
A+ A-
PARIS - Toyota dilaporkan akan menghadirkan model baru di pabrik Valenciennes, Perancis. Untuk saat ini, Toyota hanya memproduksi satu produk di sana, yakni Yaris.

Tidak banyak informasi tentang crossover baru ini diperoleh. Namun diharapkan berbagi banyak komponen yang mirip dengan Yaris generasi baru.

Yaris diyakini menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang sudah digunakan pada model-model seperti Corolla, C-HR dan Camry.



Model baru ini juga dilengkapi berbagai sistem keselamatan aktif dan sistem bantuan pengemudi terbaru, serta varian hibrida.

Ini akan menjadi pesaing nyata Toyota di Eropa, sehingga menutup celah antara sedan entry-level dan crossover.

Masih belum jelas apakah model ini eksklusif untuk pasar Eropa saja atau akan ditawarkan sebagai model global di kemudian hari.

Sebelumnya, Toyota C-HR Essentials adalah model compact crossover pertama dari Toyota, dan merupakan model kedua yang dikembangkan di bawah implementasi konsep TNGA.

Mesin 2ZR berkapasitas 1,8 liter terasa “enteng” sehingga tak terasa jika pedal gas diinjak cukup dalam. Transmisi Super CVT-i membuat perpindahan transmisi sangat halus dan membuat mobil ini nyaman dikendarai. Di interior, fitur untuk memanjakan penumpang terbilang lengkap. Sebut saja audio yang dilengkapi head unit 2-DIN monitor dengan steering switch control, heater untuk jok depan (meski belum tentu terpakai di Indonesia), AC dual zone dengan teknologi Nanoe, dan lain-lainnya

Rancangan dan desain C-HR Essentials jauh berbeda dengan kebiasaan Toyota selama ini. Nah yang menarik, meski menggunakan mesin konvensional, raungan mesin nyaris tak terdengar dari dalam kabin. Senyap, sunyi seperti halnya mobil hybrid Toyota Prius.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak