alexametrics

Bandara Muhammad Ali Akan Beroperasi Januari 2020

loading...
Bandara Muhammad Ali Akan Beroperasi Januari 2020
Nama petinju legendari Muhammad Ali akan menjadi nama bandara. FOTO/ Ist
A+ A-
WASHINGTON - Sebagai penghargaan atas kontribusi petinju legendaris itu, Muhammad Ali, Bandara Internasional Kentucky, kini secara resmi berganti nama menjadi Bandara Internasional Muhammad Ali, mulai Januari.

USA Today melaporkan, bandara ini juga sekarang memiliki logo baru, yang dirancang oleh Badge Design sebagai bagian dari rebranding.

Logo yang terinspirasi oleh siluet Muhammad juga menampilkan lengan yang menyerupai bentuk kupu-kupu sementara warna merah dan oranye dipilih sebagai menunjukkan kekuatan dan kekuatan.



Pengumuman itu dibuat dalam sebuah upacara bersama dengan 'Ali's Week' yang dihadiri oleh mendiang janda, Lonnie Ali, perwakilan dari Pusat Muhammad Ali dan Walikota Louisville, Greg Fischer

Ali yang lahir di Louisville, Kentucky pada 17 Januari 1942 sebagai Cassius Marcellus Clay Jr. meninggal tiga tahun lalu, pada usia 74 karena penyakit Parkinson.

Berbagi pengalaman pertamanya tentang Muhammad bergabung dengan kompetisi Olimpiade mengatakan suaminya takut naik pesawat.

"Dia berangkat dari bandara ini dan setelah memenangkan medali emas dalam kompetisi tinju, dia disambut di bandara yang sama. Sekarang, nama Ali dinamai untuk bandara ini, "katanya.

Dia mengatakan setiap pengunjung yang berjalan kaki di bandara akan merasa seolah-olah mereka telah bertemu dengan Ali.

Sementara itu, Fischer mengatakan nama baru yang diberikan kepada Bandara Internasional Louisville sangat cocok dengan konsep persatuan yang dibawa oleh putra Louisville melalui olahraga.

Sementara itu, Presiden dan Pendiri Islam Relief, Amerika Serikat (AS), Anwar Khan, mengatakan bahwa itu adalah sesuatu yang sangat berarti bagi umat Islam di AS ketika bandara di negara itu dinamai dengan nama seorang Muslim.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak