alexametrics

Pengalaman Mudik Xpander

Xpander, Si Bongsor yang Lincah di Jalur Pantura

loading...
Xpander, Si Bongsor yang Lincah di Jalur Pantura
Mobil Xpander Exceed putih yang dikendarai penulis saat mampir beristirahat di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang. FOTO/SINDOnews/ABDUL HAKIM
A+ A-
SEMARANG - Mudik adalah suasana yang membahagiakan. Tak salah banyak orang begitu menunggu-nunggu momen istimewa tahunan ini. Namun, kemacetan lalu lintas yang sulit diprediksi seperti saat mudik atau pun balik Lebaran 2019 ini membuat perjalanan tak lagi nyaman. Banyak pemudik terkuras energinya, bahkan di saat jarak perjalanan baru seperempat ditempuh.

Kemacetan hebat di ruas tol Jakarta-Cikampek misalnya, menyebabkan banyak pengendara lemas sebelum tiba di kampung halaman.

Pengalaman inilah yang juga dialami penulis saat pulang mudik Rabu (29/5/2019) malam. Perjalanan mudik dengan start di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten awalnya mulus. Masuk pintu tol pukul 23.30 WIB, mobil Mitsubishi Xpander putih yang penulis kendarai melaju kencang di Tol Lingkar Luar (JORR).



Belum genap setengah jam menikmati kenyamanan berkendara dengan transmisi manual di tol, aplikasi lalu lintas menginformasikan adanya kemacetan setelah Jatiasih. Makin ke utara menuju Simpang Cikunir, kemacetan tampak parah. Ini diindikasikan dengan warna garis merah tua yang terpampang di layar handphone.

Tak mau terjebak di kemacetan itu, penulis memutuskan keluar via Pintu Tol Jatiasih, Bekasi dan menuju jalur alternatif. Pilihan tidak salah. Kendati kontur jalan tak mulus dan jalan banyak belokan, Xpander type Exceed terasa lincah dikendarai.

Tak kurang 20 menit membelah kawasan Narogong, Bekasi, penulis akhirnya tembus ke Tol Jakarta-Cikampek. Lumayan, tengah malam itu terhindar macet berkilo-kilometer dari Jatiasih-Simpang Cikunir dan Bekasi Barat.

Masuk Tol Cikampek, lalu lintas padat tapi masih mengalir. Kecepatan Xpander hanya mampu dipacu 20-30 km/jam. Sesekali bisa digenjot hingga 50 km/jam, tapi itu pun sangat jarang.

Memasuki pintu tol Cikampek Utama, antrean panjang tak terhindarkan. Energi tubuh saat dini hari itu membuat kian luluh. Kelelahan dan macet makin menjadi. Kendati MPV ini lumayan bongsor, ternyata masih bisa menyelinap di sisa-sisa ruang parkir sehabis pintu tol.Sejenak beristirahat darurat sekitar 2 jam itu, tubuh lumayan fresh. Namun sejauh mata memandang, arus mudik justru makin tak bergerak. Pengendara banyak yang tak berkutik. Sistem satu arah (one way) pun belum dimulai.
Xpander, Si Bongsor yang Lincah di Jalur Pantura

Di tengah kebuntuan itu, penulis yang mudik dengan memboyong istri dan dua anak perempuan ini memutuskan keluar tol menghindari tol Cipali.

Benar. Pilihan ke jalur pantura tepat. Masuk kawasan Cikopo, Xpander keluaran 2017 ini langsung bisa melaju kencang. Apalagi, dua anak perempuan penulis juga tak sabar ingin ke toilet lantaran lama menahan pipis.

Masuk daerah Patokbeusi, Subang Xpander manual 5 transmisi ini makin terasa mudah dikendalikan. MPV keluaran teranyar Mitsubishi ini begitu meliuk-liuk berpacu dengan pemudik motor yang menguasai jalur pantura.

Manuver ke kanan dan ke kiri juga tak sampai membuat penumpang terguncang. Bahkan anak penulis yang memilih tidur di kursi paling belakang juga nyenyak. Dia baru bangun saat mobil beristirahat sejenak jelang pintu tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon. Di jalur pantura ini, Xpander nyaman juga dipacu rata-rata 80 km/jam.
"Mobilnya lebih gede, tapi akselerasinya mantap," puja Indah, istri penulis yang seringkali terlelap di kursi samping pengemudi.

Indah baru pertama kali menjajal Xpander meski berulangkali naik MPV pabrikan lain. Indah hanya menilai mobil bermesin 4 silinder ini terasa agak bising alias kurang maksimal untuk peredam suaranya.

Masuk lagi tol Palikanci, jalan ini benar-benar bebas hambatan. Manuver-manuver tinggi berkecepatan 100 km/jam tak susah dilakukan. Terasa sekali MPV ini makin memiliki power besar saat mobil berkecepatan tinggi. Bodinya yang tampak gemuk dan macho ini tak mengurangi akselerasi dan kelincahannya. Tak mengherankan, kendati sempat macet ria, penulis tidak sampai kelelahan sangat saat tiba di kampung halaman Kota Salatiga, Kamis (30/5/2019) sore.

Kenikmatan dan kenyamanan ber-Xpander juga terasa saat perjalanan balik pada Selasa (11/6/2019) malam. Xpander putih 1.500 cc ini melaju kencang membelah kota-kota sepanjang Salatiga hingga Jakarta. Lagi-lagi, meski saat pulang ini masih terjebak di Tol Cipali, tapi dua anak perempuan penulis baru sepenuhnya bangun tidur saat tiba di Ibu Kota.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak