alexametrics

iPhone XR 2 Dikabarkan Punya Baterai Terbesar dalam Sejarah iPhone

loading...
iPhone XR 2 Dikabarkan Punya Baterai Terbesar dalam Sejarah iPhone
Inilah tampilan iPhone XR (2019) seperti yang dibuat oleh seniman grafis Hasan Kaymak berdasarkan rumor, bocoran gambar CAD, dan ekspektasi analis. Foto/ist
A+ A-
CUPERTINO - Apple tengah menyiapkan line-up iPhone 2019 untuk dikenalkan pada September mendatang. Rumornya, sekuel iPhone XR bakal menjadi handphone asal Cupertino dengan baterai terbesar.

Kabar ini terungkap dari laporan industri elektronik tentang pemasok baterai untuk iPhone XR 2. Laman Phone Arena melaporkan, sumber berita mengungkapkan, lamanya pasokan baterai berkat optimasi perangkat keras dan iOS. Ditambah paket baterai yang lebih besar untuk membuat ponselnya tahan lebih lama, seperti yang dilakukan oleh Samsung atau Huawei.

Pesanan paket baterai iPhone XR 2 dilaporkan diberikan kepada ATL China (Amperex) yang merupakan perusahaan yang sama penerima pesanan untuk paket Galaxy Note 7. Kapasitas baterai baru dikabarkan mencapai 3.110 mAh, sehingga menjadikannya sebagai penerus iPhone XR dengan paket baterai sel tunggal terbesar dalam sejarah iPhone.



Meskipun ini hanya peningkatan 5% dari kapasitas 2.942 mAh di iPhone XR, XR 2 juga diharapkan datang dengan prosesor A13 Apple yang dibuat dengan proses 7nm generasi kedua. Teknologi pada prosesor tersebut diyakini sanggup mengurangi daya baterai lebih baik lagi.

Dipadukan dengan paket baru dan resolusi tampilan yang hemat, iPhone XR (2019) diprediksi bertahan lebih lama dalam melayani penggunanya dibandingkan seri sebelumnya. iPhone XR (2019) sendiri terbukti bisa beroperasi lebih dari 11 jam waktu screen-on.

Karena itu, iPhone XR 2 dapat mematahkan rekor 12-jam yang akan menempatkannya di are daya tahan khusus sendiri. Bahkan bukan hanya di kalangan ponsel iOS, tapi juga handphone Android.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak