alexametrics

Ford Daur-Ulang Miliaran Botol Plastik untuk Karpet Mobil

loading...
Ford Daur-Ulang Miliaran Botol Plastik untuk Karpet Mobil
Ford telah menggunakan karpet hasil daur ulang platik. Tidak kurang dari 1,5 miliar botol berhasil disulap menjadi karpet mobil berkualitas. Foto/ist
A+ A-
CHICAGO - Sampah plastik adalah masalah yang sangat besar di dunia saat ini. Butuh terobosan dan kemauan dari semua pihak untuk mencari solusinya, termasuk di industri automotif.

Ford telah melakukan sesuatu untuk mengatasi persoalan plastik. Setiap EcoSport SUV baru memiliki karpet yang dibuat khusus menggunakan 470 botol plastik sekali pakai. Sejak mobil ini diperkenalkan pada 2012, Ford telah menggunakan lebih dari 650 juta botol volume 500 mililiter (ml).

Berat gabungan ratusan juta botol plastik itu disebut memiliki berat sekitar 8.262 metrik ton. Ilustrasinya, jika botol plastik itu disebar dari ujung ke ujung, maka akan meregang lebih dari dua kali di seluruh dunia.



Laman Motor1 melaporkan, Ford telah menggunakan botol daur ulang di mobilnya selama lebih dari dua dekade. Pertama kali produk daur ulang digunakan di Mondeo. Selama 20 tahun terakhir, Ford telah mendaur ulang 1,2 miliar botol secara global per tahun.

“Konsumen memiliki kesadaran yang sangat meningkat akan kerusakan yang hanya dapat dilakukan dengan membuang plastik. Kami telah lama memiliki misi untuk meningkatkan proporsi bahan daur ulang dan terbarukan yang digunakan di setiap mobil baru yang kami buat,” kata Tony Weatherhead, Bahan Engineer, Ford Motor Company.

Dijelaskannya, untuk mengubah plastik menjadi karpet mobil, botol dan tutupnya harus diparut menjadi serpihan kecil. Serpihan-serpihan tersebut kemudian dipanaskan hingga 260 derajat Celcius dan dilebur ke bawah, kemudian dibentuk menjadi serat selebar satu rambut manusia. Serat-serat itu dipintal menjadi benang dengan memintal beberapa serat menjadi satu, yang kemudian diubah menjadi karpet.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak