alexametrics

Lawan Ujaran Kebencian, YouTube Uji Coba Sembunyikan Kolom Komentar

loading...
Lawan Ujaran Kebencian, YouTube Uji Coba Sembunyikan Kolom Komentar
Kini dengan layout baru, kolom komentar yang berada di bawah daftar video rekomendasi dihilangkan sepenuhnya. Foto/ist
A+ A-
MOUNTAIN VIEW - Kolom komentar pada media sosial, khususnya yang terletak di bawah video YouTube kerap kali diisi dengan ujaran kebencian dan berbagai komentar negatif lainnya.

Pihak YouTube menyadari fenomena tersebut. Untuk itu, mereka dikabarkan saat ini sedang menguji coba fitur baru dengan menyembunyikan kolom komentar di aplikasi Android.

"Kami sedang menguji beberapa opsi berbeda tentang cara menampilkan komentar di halaman tontonan. Ini adalah salah satu dari banyak eksperimen kecil yang kami jalankan sepanjang waktu di YouTube, dan kami mempertimbangkan untuk meluncurkan fitur secara lebih luas berdasarkan respons pada eksperimen ini," kata pihak YouTube dilansir dari Gizmodo, Senin (24/6/2019).



Hal ini pertama kali dilihat oleh XDA Developer, uji coba pun baru dilakukan di India. Sebelumnya jika pengguna membuka video di aplikasi YouTube, terlihat jejeran tombol di bawah video, diikuti daftar yang berisi video rekomendasi dan di paling bawah ada kolom komentar.

Kini dengan layout baru, kolom komentar yang berada di bawah daftar video rekomendasi dihilangkan sepenuhnya. Jika pengguna ingin mengakses kolom komentar, klik tombol 'Comments' yang berada di antara kolom 'Dislike' dan Share.

Jika pengguna scroll hingga ke bagian bawah daftar video rekomendasi, akan ada prompt yang jika diklik akan membawa kalian ke tombol komentar tersebut.

Untuk memberi ruang bagi tombol komentar, YouTube terpaksa menyembunyikan tombol 'Save for Later'. Tapi fitur ini tetap bisa diakses dengan mengklik tanda panah ke bawah yang biasa digunakan untuk menampilkan deskripsi video.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak