alexametrics

WD My Passport Ultra for Mac, Desain Logam dan USB-C

loading...
WD My Passport Ultra for Mac, Desain Logam dan USB-C
WD My Passport Ultra for Mac, Desain Logam dan USB-C. (Dok. WD Digital).
A+ A-
“USB-C ALL THE THINGS!”adalah salah satu judul video YouTube Marques K Brownlee (MKBHD). Dalam videonya, dia menyoroti bagaimana USB-C akan mengubah cara konsumen menghubungkan perangkatnya.

Memang wajar. Sebab, ketika pertama kali dikenalkan pada 2014, USB-C dirancang sebagai satu selot untuk semua kebutuhan perkabelan. USB-C tidak hanya piawai memindah data, juga sangat cepat saat digunakan untuk mengisi daya. Plus, fitur tambahan display dan konektivitas audio.

Hanya dengan memakai selot USB-C, sejumlah pabrikan ponsel seperti Huawei meniadakan headphone jack 3.5 mm. Bahkan, iPhone 10 yang akan dirilis nanti juga akan menggunakan USB tipe C, menggantikan selot Thunderbolt yang bertahun-tahun dipertahankan Apple. Selot USB-C juga tidak hanya dipakai di ponsel. Namun juga perangkat lainnya seperti tablet dan laptop.



Termasuk juga MacBook Pro keluaran 2018 yang saya miliki. Semua selotnya menggunakan USB tipe C. Karena itu, tidak ada lagi selot khusus untuk charging , baik charging maupun memindah data atau menghubungkan perangkat lain, semuanya ada di selot yang sama, selot USB-C.

Dampaknya, saya juga harus mencari perangkat HDD eksternal yang juga mendukung USB-C ini. Untungnya, sejak tahun lalu para pabrikan sudah mulai membuat berbagai produk yang mendukung USB-C. Salah satunya WD Digital Corp, yang produknya selalu mengikuti perkembangan zaman itu. My Passport Ultra for Mac, yang memang ditujukan untuk laptop dengan sistem operasi OSX, sudah mendukung USB-C.

Sebagai pengguna lama WD Digital, My Passport Ultra ini jelas jadi perangkat HDD eksternal yang wajib dimiliki para pengguna laptop Mac. Sebab, dapat bekerja secara alami dengan perangkat tersebut.

Apalagi Apple memang dikenal pelit dengan jumlah memori yang dibenamkan di laptop mereka. MacBook Pro saya, misalnya, hanya memiliki memori 256 GB yang sangat kecil mengingat ponsel Galaxy S10 Plus saya kapasitas memori internalnya sudah 1 TB.

Kombinasi Pas
Bagi saya, My Passport Ultra 4 TB memiliki kombinasi yang pas antara desain, harga, dan performa. Desainnya melebur lapisan logam dan tekstur yang cukup elegan. Ya, HDD tersebut bukan yang memiliki perlindungan prima seperti keluaran Lacie. Namun, masih cukup sedap dipandang. Ada dua warna, blue black dan silver. Warna silver yang sedang saya ulas ini rasanya terbaik. Dengan kapasitas hingga 4 TB, sudah lebih dari cukup untuk menyimpan berbagai jenis file yang dipakai sehari-hari. Baik itu foto, video, musik, atau dokumen lainnya.

Karena ditujukan untuk MacOS, My Passport Ultra dapat bekerja dengan lancar tanpa perlu melakukan format ulang. Lalu, ada juga software WD Backup, untuk melakukan backup foto, video atau dokumendokumen penting. Fungsi WD Security di dalam WD Discovery membantu melindungi data-data pengguna dengan sebuah kata sandi yang dapat dipilih, membuat hal tersebut mudah untuk mengaktifkan perlindungan kata sandi dan 256-bit AES Hardware Encryption.

Ya, memang tidak semua fitur itu harus dimanfaatkan. Seperti saya, yang lebih banyak plug and play saja. Harga My Passport Ultra yang bergaransi tiga tahun ini bisa dibilang cukup terjangkau. Kapasitas 1TB (Rp995.000), 2TB (Rp1.350.000), dan 4TB (Rp1.950.000).

Secara harga bisa dibilang sangat kompetitif dibanding dengan produk kompetitor yang ada di pasaran. Soal HDD ini, saya memang sangat peduli pada kualitas. Tidak apa membayar sedikit lebih mahal, tapi kita yakin dengan kualitasnya. Sebuah HDD berisikan berbagai file foto, video, dan dokumen penting lainnya yang menurut saya sangat penting dan bahkan tidak tergantikan.

Karenanya, ada tiga cara yang selalu saya lakukan. Pertama, selalu memiliki salinan file di dua HDD yang berbeda. Jika salah satunya hilang atau rusak, kita masih memiliki salinannya. Kedua, menyimpan file yang memang terus menerus digunakan di cloud . Saya menggunakan Dropbox untuk file di kantor dan berlangganan Google Drive untuk menyimpan foto di Google Photo.

Ketiga, menggunakan produk HDD eksternal yang kita sendiri sudah yakin dan teruji kualitasnya. Jangan sampai hanya berbeda beberapa ratus ribu tapi mengorbankan kualitas. Seperti yang saya lakukan dengan memilih WD My Passport Ultra. (Danang Arradian)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak