alexametrics

Aplikasi Kredivo Dapat Suntikan Modal Segar dari Telkomsel

loading...
Aplikasi Kredivo Dapat Suntikan Modal Segar dari Telkomsel
Telkomsel mengumumkan pendanaan baru untuk FinAccel (Kredivo) melalui Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) anak perusahaan Telkomsel di bidang strategic investments, bersama MDI Ventures. Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - Telkomsel mengumumkan pendanaan baru untuk FinAccel (Kredivo) dalam jumlah yang tidak disebutkan melalui Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), sebuah anak perusahaan di bidang strategic investments bersama MDI Ventures.

Kredivo merupakan startup dengan produk inovatif berupa alternatif metode pembayaran digital yang baru, dengan berbagai pilihan metode, dan jangka waktu pembayaran bagi pembeli. Selain membuat pembayaran dalam jumlah besar menjadi pembayaran berjangka yang lebih terjangkau, solusi dari Kredivo membuat proses pengajuan kredit menjadi lebih mudah dan instan tapi tetap aman.

Untuk mengakomodasi hal tersebut, Kredivo menggunakan data science dalam algoritma penilaian kredit (credit-scoring) yang dikombinasikan dengan sejumlah pengukuran data historis guna menentukan kelayakan kredit. Dengan begitu dapat membuka akses untuk pemberian kredit bagi kelompok konsumen baru.



Kredivo selama ini telah membantu transaksi pembayaran para pemain besar di e-commerce seperti Tokopedia, BukaLapak, Shopee, dan sistem kasir online Moka untuk terus berkembang. Sekaligus menawarkan pilihan pembayaran online yang mudah dan fleksibel kepada pelanggan mereka.

CEO TMI, Andi Kristianto menegaskan, investasi TMI untuk Kredivo terutama dilatarbelakangi oleh solusi pembayaran Kredivo yang lebih fleksibel. Mereka berhasil menyelesaikan permasalahan yang dihadapi segmen profesional muda dalam mendapatkan kredit konvensional.

“Baik FinAccel (Kredivo) dan Telkomsel memanfaatkan teknologi, inovasi, dan transparansi dalam memberikan solusi yang fokus pada kebutuhan pelanggan (customer-centric solution). Kerja sama tidak hanya bertujuan untuk menyediakan solusi pembayaran yang lebih fleksibel dan terjangkau untuk segmen profesional muda, tapi juga untuk memajukan ribuan pengusaha retail Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, cara memajukan ribuan pengusaha ritel yakni dengan memberikan alternatif layanan finansial yang dapat menjangkau segmen pelanggan yang lebih luas. "Sehingga pada akhirnya kerjasama ini diharapkan dapat membangun produk finansial yang terpercaya dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat," sebut Andi.

CEO FinAccel, Akshay Greg mengatakan, perusahaan merasa senang atas dukungan dari Telkomsel. FinAccel dan Telkomsel memiliki tujuan yang sama dalam membangun produk finansial yang terpercaya dan mampu menghilangkan kesulitan transaksi, serta membuat pembelian menjadi lebih terjangkau. "Kami bangga dapat bermitra dengan salah satu perusahaan perintis terkemuka dalam ekonomi digital di Indonesia, dan kami berharap kerjasama ini akan semakin bermakna guna memajukan visi kami dalam meningkatkan layanan finansial bagi mayoritas masyarakat Indonesia di perkotaan,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO MDI Ventures, Nicko Widjaja, mengatakan, investasi Telkomsel ke dalam FinAccel (Kredivo) merupakan kemenangan yang nyata. "Terdapat sejumlah kolaborasi dan sinergi yang telah kami identifikasi yang mampu menghasilkan manfaat besar bagi Telkomsel dan FinAccel. Kerja sama ini sangat menguntungkan karena kedua belah pihak dapat ‘go-to-market’ secara bersama-sama, menjangkau pelanggan Telkomsel yang luas dan memberikan layanan dengan nilai tambah yang signifikan kepada mereka,” tuturnya.

Sebelum mendapat dukungan dari Telkomsel, kata dia, Kredivo telah berkembang kuat dan mampu melampaui harapan. Sebagai salah satu pemain fintech terkemuka di Indonesia, pihaknya memiliki harapan yang tinggi dan positif untuk masa depan perusahaan.

Pertumbuhan pengguna internet dan smartphone untuk e-commerce telah berdampak signifikan bagi transaksi keuangan di Indonesia. Kini lebih sedikit konsumen dan perusahaan yang membayar dan dibayar secara tunai, dan penggunaan kartu kredit –baik virtual maupun fisik – tengah meningkat. Dengan kurang dari 10% pengaju kredit yang berhasil memperoleh produk kredit secara tradisional, Kredivo ingin memperluas akses ke permodalan, mereka yakin mampu membantu membangun perekonomian Asia Tenggara yang sudah bertumbuh.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak