alexametrics

Ren Zhengfei Tegaskan 5G Huawei Lebih Baik Daripada Nokia Ericsson

loading...
Ren Zhengfei Tegaskan 5G Huawei Lebih Baik Daripada Nokia Ericsson
Huawei mengklaim teknologi 5G-nya lebih berharga ketimbang milik perusahaan Eropa atau Amerika sekalipun. Foto/ist
A+ A-
SHENZHEN - Teknologi jaringan 5G milik Huawei diklaim lebih bernilai atau berharga dibandingkan kompetitornya dari daratan Eropa, yakni Nokia dan Ericsson.

Hal itu disampaikan baru-baru ini oleh CEO Huawei, Ren Zhengfei. Dikatakannya, Huawei jauh lebih berharga daripada Nokia dan Ericsson karena memberikan nilai lebih. Harapannya, sebagian besar negara akan menggunakan teknologi 5GDia beralasan perusahaan memberikan teknologi yang lebih baik dan memiliki nilai praktis. Bos Huawei itu percaya Nokia dan Ericsson jauh lebih mahal daripada Huawei. Namun, Huawei memberikan nilai lebih sehingga harganya memang tidak murah.
Laman Giz China mengungkapkan, Ren Zhengfei percaya sebagian besar negara asing akan mengadopsi 5G Huawei. Setelah lebih dari 20 tahun bekerja sama dengan perusahaan, pelanggan diyakini tidak akan menyerah untuk memilih yang lain.

Dia memperkirakan ada 136 dari 140 negara akan menggunakan 5G Huawei setahun kemudian. "AS dan Australia pasti tidak akan menggunakan Huawei, tetapi kami tidak memiliki masalah di Eropa," katanya.



Buku putih Huawei tentang inovasi dan kekayaan intelektual muncul di web bulan lalu. Buku itu menunjukkan inovasi/perlindungan kekayaan intelektual adalah fondasi kesuksesan Huawei selama lebih dari 30 tahun.

Sampai sekarang, Huawei memiliki lebih dari 87.805 paten, yang mana 11.152 adalah paten AS. Sejak 2015, perusahaan telah menerima lebih dari USD1,4 miliar dalam pendapatan hak intelektual.

Selain patennya sendiri, Huawei telah membayar lebih dari USD6 miliar biaya paten untuk secara hukum menggunakan paten perusahaan lain. Hampir 80% dari biaya dibayarkan kepada perusahaan AS.

Huawei menginvestasikan 10-15% dari pendapatannya setiap tahun untuk penelitian dan pengembangan. Selama 10 tahun terakhir, mereka telah menghabiskan sekitar USD73 miliar untuk R&D.

Bahkan dalam satu tahun terakhir saja, investasi Litbang Huawei mencapai USD15 miliar atau menempati peringkat kelima di dunia. Pada akhir 2018, Huawei telah menginvestasikan lebih dari USD2 miliar dalam R&D untuk keperluan 5G. Nilai tersebut melebihi jumlah investasi R&D 5G dari pemasok peralatan utama di Eropa dan Amerika.
()
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak