alexametrics

Lyfe Watch, Smartwatch Pertama yang Bisa Bayar MRT dan TransJakarta

loading...
Lyfe Watch, Smartwatch Pertama yang Bisa Bayar MRT dan TransJakarta
Lyfe Watch bisa menjadi salah satu metode pembayaran alternatif dan game changer di tengah masyarakat Indonesia yang sudah mulai mengimplementasikan cashless di kehidupan sehari-hari. Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - Start-up atau perusahaan rintisan Lyfe berkolaborasi dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias Bank BNI meluncurkan Lyfe Watch, yakni jam tangan pintar dengan fungsi pembayaran pertama di Indonesia.

Peluncuran Lyfe Watch dilakukan bertepatan dengan HUT ke-73 BNI, akhir pekan lalu. Melalui kolaborasi ini, Lyfe Watch dilengkapi dengan NFC dan teknologi pembayaran nontunai (cashless) TapCash sehingga memungkinkan pengguna untuk membayar berbagai kebutuhan sehari-hari dengan cepat dan praktis, tanpa perlu mengeluarkan dompet apalagi kartu.

Sejak awal, Lyfe Watch telah dirancang untuk mendukung gaya hidup dan aktivitas penggunanya. "Lyfe Watch, terutama dengan TapCash ini, memang dirancang untuk menunjang aktivitas masyarakat Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi. Di mana segala hal perlu dilakukan secara cepat dan aman," ucap Indra Darmawan, CEO Lyfe.



Sebagai realisasinya, Lyfe Watch dapat digunakan oleh penggunanya untuk pembayaran tiket perjalanan MRT dan bus TransJakarta, parkir di Gelora Bung Karno dan beberapa stasiun kereta besar, belanja di minimarket dengan EDC TapCash, hingga tempat rekreasi yang bekerja sama.

Penggunaan Lyfe Watch untuk membayar hanya cukup menempelkan Lyfe Watch di mesin pembaca dan seluruh transaksi pun dapat selesai dalam sekejap. Sementara untuk pengisian saldo dapat dilakukan melalui aplikasi BNI Mobile dan TapCash Go.

Selain menjadi jam tangan pembayaran, Lyfe Watch juga berfungsi sebagai fitness and health tracker untuk mendukung gaya hidup sehat pengguna. Lyfe Watch dilengkapi dengan fitur step counter, heart rate and blood pressure monitor, hingga calorie tracker.

"Seluruh fitur Lyfe Watch ini bisa disinkronisasi dengan Lyfe App, sehingga data kondisi tubuh dapat disimpan dan dipantau dengan lebih akurat," kata Indra.

Sementara itu, Singgih Akbar Prakoso, Vice President Lyfe, mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan peluncuran wearable payment pertama di Indonesia. "Harapan kami, Lyfe Watch bisa menjadi salah satu metode pembayaran alternatif dan game changer di tengah masyarakat Indonesia yang sudah mulai mengimplementasikan cashless di kehidupan sehari-hari," timpal Singgih Akbar Prakoso, Vice President Lyfe.

Lyfe merupakan platform gamifikasi kesehatan yang dikembangkan oleh Lyfe Health, perusahaan rintisan di bidang teknologi kesehatan. Melalui platform ini, Lyfe berusaha membangun sebuah ekosistem gaya hidup sehat yang nyaman dan menyenangkan. "Dengan begitu, gaya hidup sehat tidak lagi sulit untuk didapatkan dan dijalankan," sebutnya.

Lyfe juga memanfaatkan teknologi Blockchain dalam menjalankan dan mengembangkan ekosistemnya. Dengan teknologi Blockchain, pengguna dapat berpartisipasi dalam berbagai tantangan dan kompetisi aktivitas sehat, seperti jalan kaki, lari, makan sehat, hingga berkompetisi dengan pengguna lain.

"Setiap tantangan yang berhasil diselesaikan, pengguna akan mendapatkan rewards berupa token Lyfe dan bisa ditukarkan dengan berbagai promo menarik dari Lyfe," ungkapnya seraya menyebutkan, saat ini sudah ada dua produk yang diluncurkan Lyfe, yaitu Lyfe App (Beta) dan Lyfe Watch.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak