alexametrics

Petinggi Perusahaan Teknologi AS Bahas Nasib Huawei dengan Gedung Putih

loading...
Petinggi Perusahaan Teknologi AS Bahas Nasib Huawei dengan Gedung Putih
Pejabat perusahaan teknologi AS akan membicarakan nasib larangan perdagangan Huawei dengan petinggi Gedung Putih, Senin besok. Foto/ist
A+ A-
WASHINGTON - Pejabat AS, Steven Mnuchin dari Sekretaris Keuangan dan Larry Kudlow selaku Penasihat Ekonomi Gedung Putih akan bertemu di Gedung Putih, Senin (22/7/2019). Mereka akan membahas kelanjutan larangan Huawei.

Pertemuan tersebut akan melibatkan beberapa eksekutif semikonduktor dan perangkat lunak di AS. Menurut seorang pejabat Gedung Putih, pertemuan itu telah dikonfirmasi, tapi dia menyatakan para eksekutif itu akan membahas masalah ekonomi.

Subjek Huawei pasti akan menjadi bagian dari pertemuan, tapi itu hanya sebagian kecil dari pertemuan. Perlu dicatat bahwa Google dan Micron juga akan mengirim perwakilan ke Gedung Putih.



Mimpi buruk Huawei dimulai pada bulan Mei lalu ketika Departemen Perdagangan AS memutuskan untuk mengklasifikasikan perusahaan sebagai ancaman terhadap keamanan nasional. Departemen Perdagangan menilai bahwa “keterlibatan dalam kegiatan yang bertentangan dengan keamanan nasional atau kepentingan kebijakan luar negeri Amerika Serikat” menjadikan Huawei ancaman bagi negara tersebut. Ini memaksa banyak perusahaan yang berbasis di AS seperti Google untuk menghentikan operasi dengan Behemoth Cina.

Sekretaris Departemen Perdagangan, Wilbur Ross, menyatakan, lisensi akan dikeluarkan jika tidak ada ancaman terhadap keamanan nasional. Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat menyetujui lisensi bagi perusahaan untuk memulai kembali penjualan baru dalam beberapa pekan ke depan.

Melalui larangan yang lebih ringan, Huawei akan dapat mempertahankan operasinya tanpa membuat pengorbanan besar. Meskipun demikian, Huawei telah belajar pelajaran dan akan bekerja untuk mengurangi ketergantungan AS.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak