Twitter Buka Akses Data Percakapan Covid-19 untuk Peneliti dan Pengembang

loading...
Twitter Buka Akses Data Percakapan Covid-19 untuk Peneliti dan Pengembang
Logo Twitter. FOTO/ Ist
MENLO PARK - Twitter memberi para peneliti dan pengembang akses ke dataset khusus yang mencakup percakapan publik secara real-time seputar pandemi Covid-19. Ini merupakan bagian dari implementasi program Twitter Developer Labs yang dirilis perusahaan pada tahun lalu.

Langkah tersebut diambil ketika negara dan perusahaan di dunia mencari solusi teknologi untuk menangani pandemi Covid-19. Sebut saja aplikasi pelacakan kontak dan gejala Covid-19.

Pada dasarnya inisiatif ini akan menampilkan puluhan juta cuitan terkait Covid-19 kepada pengembang dan peneliti yang mendapat persetujuan perusahaan. Data yang muncul dapat diidentifikasi untuk mengembangkan alat dan sumber daya baru untuk mengatasi pandemi ini.

Lewat cuitan tersebut dapat diteliti bagaimana virus menyebar dengan mengidentifikasi kata kunci dalam tweet, menyelidiki bagaimana hoaks menyebar, menciptakan teknologi respons darurat baru, dan mengembangkan pembelajaran mesin dan teknologi data besar untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar persepsi publik tentang COVID-19.

Twitter telah membuat formulir aplikasi mandiri untuk pengembang dan peneliti yang ingin mengakses data tersebut. Twitter menekankan bahwa mereka hanya akan mempertimbangkan aplikasi yang ingin "mendukung kepentingan publik,", demikian tulis Twitter dalam blog resminya dikutip dari Venture Beat, Jumat (1/5/2020).



Masih terlalu dini untuk mengatakan perkembangan spesifik apa yang akan muncul dari ini, tetapi data mungkin dapat digunakan untuk membuat aplikasi baru.

Langkah ini mencerminkan inisiatif industri teknologi untuk penanganan COVID-19 dengan memanfaatkan data.

Tak hanya Twitter, sebelumnya Google merilis data lokasi untuk menunjukkan apakah lockdown untuk pencegahan corona virus berfungsi. Sementara Facebook menerbitkan peta gejala COVID-19 seperti yang dilaporkan oleh para penggunanya.
(wbs)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top