Startup Packaging Tjetak Kantongi Pendanaan di Tengah Lesunya Investasi

loading...
Startup Packaging Tjetak Kantongi Pendanaan di Tengah Lesunya Investasi
Startup Tjetak menawarkan empat kategori kemasan utama, yaitu Corrugated Carton Box/kardus, Offset Printing Packaging, Flexible Packaging, serta Rigid Boxes. Foto/Ist
JAKARTA - Startup spesialisasi produksi packaging/kemasan, Tjetak, mengumumkan pendanaan baru yang dipimpin oleh Vertex Ventures. Di tengah pandemik COVID-19, kucuran dana investasi ini membantu Tjetak melayani semakin banyak pelaku usaha dengan menyediakan kemasan custom untuk berbagai jenis bisnis. (Baca juga: Jokowi Wanti-wanti ke Luhut: Investasi Jangan Minus di Atas 5%)

“Kami sangat berterima kasih kepada para investor yang telah mempercayai visi dan misi Tjetak di Indonesia. Rencananya, kami akan menggunakan investasi ini untuk tiga hal utama, yaitu ekspansi wilayah operasional dan penguatan SDM, pengembangan fitur-fitur baru, serta peningkatan kapasitas lab dan fasilitas packaging," kata Anggara Pranaspati, Co-founder Tjetak.

Dia menegaskan, peningkatan packaging lab dan fasilitas ini penting dilakukan untuk menunjang tingginya permintaan pasar. Sekaligus melakukan inovasi untuk kemasan-kemasan yang mereka produksi.
Startup Packaging Tjetak Kantongi Pendanaan di Tengah Lesunya Investasi

Lebih lanjut dikatakan, putaran pendanaan ini ditutup di saat yang tepat, terutama karena banyak di kalangan masyarakat yang memulai bisnis UMKM dan juga enterprise yang mengalami peningkatan penjualan berbasis online sejak pandemik COVID-19. Hal ini tentunya mendorong dunia usaha untuk memiliki kemasan yang baik sebagai cara meningkatkan brand value di mata pelanggan.

Menurut data dari Tokopedia, jumlah penjual yang bergabung dalam platform e-commerce mengalami kenaikkan hingga 250%. Semua bisnis dengan total nilai industri hingga Rp87 triliun ini tentu membutuhkan kemasan yang didesain secara profesional demi meningkatkan brand valuenya.

"Oleh karena itu, Tjetak sebagai startup solusi packaging yang memiliki spesialisasi di bidang kemasan, memiliki potensi besar untuk bertumbuh dan melayani lebih banyak perusahaan di Indonesia," klaimnya.



Berdiri sejak 2018, tutur Anggara, Tjetak merupakan perusahaan teknologi yang diprakarsai oleh tiga alumni Universitas Indonesia, yaitu Anggara Pranaspati, Raffisal Damanhuri, dan Hasandi Patriawan.

“Kami melihat bahwa industri kemasan memiliki beberapa pain points, misalnya proses untuk mendapatkan harga membutuhkan waktu yang lama serta spesifikasi rumit. Selain itu, proses desain kemasan yang tidak tepat juga dapat menimbulkan kerugian, baik secara harga maupun produk. Terakhir, proses produksi kemasan tidak berjalan transparan sehingga dapat mengganggu waktu produksi yang sangat vital bagi semua pelaku bisnis,” ujarnya.

Tjetak kemudian hadir melayani klien dengan menawarkan kombinasi kecanggihan teknologi dan keahlian/expertise dalam kemasan. Misalnya, dalam proses permintaan harga, terdapat teknologi Tjetak Pricing Engine yang dapat mengkalkulasi harga hingga 70% lebih cepat dibandingkan prosedur konvensional.

“Tjetak juga menawarkan efisiensi harga hingga untuk berbagai jenis kemasan dan membantu klien dalam proses pengembangan kemasan yang tepat untuk produk mereka,” ujar Anggara.

Untuk memberikan transparansi yang lebih baik, klien dapat melakukan tracking produk mereka di platform Tjetak.com. Mereka bisa mengetahui tahapan-tahapan pengerjaan yang sedang berlangsung saat ini dan mendapatkan update secara berkala mengenai estimasi waktu produksi.



Selama ini, kata dia, industri kemasan sangat terfragmentasi dan kurang transparan. Namun dengan menggunakan platform dan data, Tjetak dapat menyatukan supply dan demand dimana pelanggan bisa melakukan proses penawaran harga, desain, dan penyelesaian produksi dalam satu platform dengan jelas dan transparan.

"Keunggulan ini memberikan efisiensi yang signifikan, mempercepat proses desain dan produksi secara keseluruhan. Dengan pertumbuhan besar di bidang konsumsi ritel di Indonesia, baik secara online maupun tradisional, Tjetak berada di posisi yang strategis untuk membantu para UMKM dan perusahaan besar memenuhi kebutuhan kemasan yang unik dan inovatif," ucap Joo Hock Chua, Managing Partner of Vertex Ventures SEA.

Pihaknya senang bisa menjadi investor dalam pendanaan Seri-A dan mendukung pertumbuhan Tjetak sedari awal. "Kami akan terus bekerja sama dengan tim Tjetak untuk membangun perusahaan kemasan terdepan berbasis teknologi,” pungkas Joo Hock Chua.

Selama dua tahun berdiri, Tjetak berhasil mengembangkan bisnisnya dengan melayani klien-klien dari berbagai jenis industri. Di segmen FMCG misalnya, Tjetak menjadi penyedia kemasan bagi PT Enzym Bioteknologi Internusa (produk pasta gigi), Tjetak juga melayani berbagai industri lainnya seperti F&B, e-commerce, logistik, dan farmasi dengan skala bisnis kliennya mulai dari enterprises hingga UMKM.
(iqb)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top