alexametrics

Mengapa Pilih Cari Pasangan secara Online ketimbang Offline?

loading...
Mengapa Pilih Cari Pasangan secara Online ketimbang Offline?
Mengapa Pilih Cari Pasangan secara Online ketimbang Offline?
A+ A-
TAMPAKNYA aplikasi pencari pasangan berbasis daring (online ) seperti Tinder atau Coffee Meets Bagel masih menjadi pilihan banyak kalangan, khususnya kaum muda. Tidak jarang melalui aplikasi ini, banyak pasangan yang akhirnya melanjutkan hubungan ke tahap pacaran, bahkan menikah. Salah satunya Lana, berawal ketika putus dari pasangan sebelumnya karena hubungan yang abusive and toxic.

"Semua skill atau hobi aku, dia nggak pernah ngedukung. Jadi setelah putus, aku bertekad cari pasangan yang bisa menghargai aku, hobi, prinsip, dan pandangan hidup," ucap Lana. Menurutnya, mencari pasangan melalui aplikasi jauh lebih mudah dan nyaman. "Sejauh ini lebih nyaman dengan pasangan yang sekarang, sih.

Karena yang ini cocok banget, sudah seperti yang aku pingin. Hobi, prinsip, dan background kami sama. Dia sangat menghargai aku, pokoknya sudah cocok banget," tutur perempuan 28 tahun itu. Serupa dengan Lana, Ossie Alvionita atau akrab disapa Ossie telah menggunakan berbagai aplikasi pencari pasangan sejak 2009.



Ossie mengungkapkan, alasannya lebih memilih mencari pasangan secara online ketimbang offline semata-mata karena dia lebih nyaman mencari pasangan di luar lingkar pertemanannya. Dia merasa bahwa bertemu orang yang baru dikenal memiliki kesan lebih seru.

"Kalau teman kan sudah tahu busuk-busuknya juga. Jadi sudah keburu malas duluan. Awalnya main aplikasi memang cuma seru-seruan saja, syukur-syukur nemu yang cocok bisa dijadiin pasangan," ungkap Ossie yang kini menjadi make up artist di bilangan Semanggi, Jakarta.

Alasan senada juga dirasakan Falen Zaman, pria yang bekerja di sebuah penerbitan buku. Menurutnya, mencari pasangan melalui aplikasi online lebih efisien waktu, tenaga, dan biaya. Melalui aplikasi, dia bisa mengetahui gambaran calon pasangannya.

Terlebih, dia merupakan tipikal yang malas kopi darat jika tidak ada sesuatu yang penting. Falen menjelaskan, mencari pasangan melalui aplikasi juga memiliki tantangan tersendiri, sama halnya dengan mencari pasangan secara offline .

Selain itu, menurutnya, mencari pasangan melalui aplikasi memiliki sisi positif dan negatif. "Lewat aplikasi, saya bisa mengeksplorasi cara berkenalan dan membahas berbagai topik pembicaraan dengan beberapa perempuan sekaligus yang dianggap lolos kriteria," ujar pria yang sudah berpacaran selama 3,5 tahun ini.

Minusnya, dia harus berpikir keras untuk mengupayakan perkenalan yang berkesan dan menjaga komunikasi di tengah kesibukan. "Juga siap jika hanya berujung ghosting, padahal saya tertarik untuk mengenal lebih jauh," tuturnya.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak