alexametrics

ATPM Tegaskan Murah dan Kualitas Kendaraan Listrik Tergantung Pemerintah

loading...
ATPM Tegaskan Murah dan Kualitas Kendaraan Listrik Tergantung Pemerintah
Mobil Listrik Nissan Leaf. FOTO/ WBS/ SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Peraturan Presiden (Perpres) soal mobil listrik sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo Minggu lalu. Jokowi menginginkan dengan kehadiran Perpres ini, industri otomotif bisa menghadirkan kendaraan listrik murah dan berkualitas.

Menanggapi hal itu, Direktur Marketing PT Triangle Motorindo Sutjipto Atmodjo mengatakan kami selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Viar Motor indonesia mengenai Perpres kendaraan listrik pihaknya belum bisa berkomentar lebih banyak.

"Kita (Viar) belum bisa berikan komentar lebih banyak, tetapi kalau untuk urusan murah dan berkualitas itu semua tergantung aturan Pemerintah itu sendiri. Mulai dari pajak, intensif hingga BBN itu tergantung Pemerintah. Namun yang pasti kandung lokal Viar sendiri sudah 30%," terang Sutjipto kepada SINDOnews di Bekasi Selasa, (14/8/2019).



Sutjipto menegaskan kesulitan di kendaraan listrik sebenarnya ada di baterai, bahan utama baterai itu hingga kini setiap negara masih impor, jadi pastinya kompenen ini akan mahal harganya.

" Baterai adalah komponen kendaraan listrik yang paling mahal, bahkan sekelas Tesla pu masih import dari Australia," tegas Sutjipto.

Sebelumnya, Jokowi menilai, mobil listrik di Indonesia seharusnya bisa dijual lebih terjangkau. Pasalnya, bahan baku baterai mobil listrik tersedia di Tanah Air.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, mobil listrik di Indonesia seharusnya bisa dijual lebih terjangkau. Pasalnya, bahan baku baterai mobil listrik tersedia di Tanah Air.

"Kita tahu 60 persen (biaya produksi) mobil listrik itu kuncinya ada di baterai, dan bahan untuk membuat baterai dan lain-lain ada di negara kita," ujar Presiden di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Dia mengakui, saat ini harga mobil listrik di dunia sangat mahal. Untuk itu, dia berharap keberadaan bahan baku baterai bisa menekan harga mobil listrik di dalam negeri.

"Kita harapkan nanti dengan bahan-bahan baterai di Indonesia, mungkin harganya bisa ditekan lebih murah, akan berseliweran di kota-kota di Indonesia," ucap dia.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak