alexametrics

Dikritik Netizen, Ini Kata KPI Soal Pengawasan Netflix dan YouTube

loading...
Dikritik Netizen, Ini Kata KPI Soal Pengawasan Netflix dan YouTube
Komisi Penyiaran Indonesia saat menerima secara simbolis petisi online #KPIJanganUrusinNetflix di kantor KPI, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). Foto/Intan R/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berencana menyampaikan penjelasan resmi tentang wacana pengawasan terhadap Netflix, YouTube, dan Facebook pada 21 Agustus 2019.

Hal tersebut diungkap Wakil Ketua KPI, Mulyo Hadi Purnomo, saat menerima secara simbolis petisi online #KPIJanganUrusinNetflix di kantor KPI, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

Menurut Mulyo, para Komisioner sekarang ini sedang menyelesaikan sejumlah urusan terkait jabatan mereka yang baru sebagai anggota KPI. Mereka pun baru kembali ke Jakarta pada pekan depan.Para Komisioner, sambung dia, akan menggelar rapat pada 20 Agustus mendatang. Dengan demikian, KPI baru bisa memberikan pernyataan resmi mengenai pengawasan terhadap Netflix dan YouTube keesokan harinya. "Tanggal 20 Agustus nanti kami akan ada rapat, nah jawabannya nanti di tanggal 21 Agustus," sebut Mulyo.



Dikatakannya, KPI tetap mengapresi kritikan terhadap wacana pengawasan media baru tersebut dari netizen. "Kami apresiasi dan kami segera bahas ini," janjinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua KPI Agung Suprio mengungkap rencana mengawasi media nonkonvensional seperti Netflix, YouTube, maupun Facebook TV. Hal itu langsung menuai protes netizen, hingga muncul petisi online #KPIJanganUrusinNetflix yang digagas oleh Dara Nasution di laman Change.org. Sejak dibuat pada Jumat (9/8/2019), petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 75.000 orang dan terus bertambah hingga saat ini.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak