alexametrics

Cosmos Rilis Blender Canggih Pertama yang Bisa Berhenti Sendiri

loading...
Cosmos Rilis Blender Canggih Pertama yang Bisa Berhenti Sendiri
(Ki-ka) Retno Pratiwi (GM Marketing), Dharma Surjaputra (Direktur PT Star Cosmos), Tya Ariestya (artis dan ibu rumah tangga), Sonny Wibowo (Head of Group Product Manager) saat peluncuran Blender Cosmos CB-812 G berteknologi BLENZ. Foto/ist
A+ A-
JAKARTA - Fungsi blender di dapur tak bisa dipandang sebelah mata. Menu kaum ibu di Indonesia banyak yang bergantung pada fungsi blender.

Seiring perjalanan waktu, fungsi blender pun banyak dikeluhkan para ibu. Mulai dari hasil pemotongan yang tak halus sampai menghabiskan waktu karena tak bisa ditinggal untuk mengerjakan pekerjaan dapur atau kegiatan lainnya.

"Menjawab keluhan itu, kami hadirkan Blender Cosmos CB-812 G berteknologi BLENZ. Sering kita lihat pedagang jus yang menghentikan kerja blender hanya untuk menggoyangkan atau mengetuk wadah blender agar bahan yang belum terpotong turun ke bawah. Ini tidak terjadi lagi dengan perangkat baru kami," kata Dharma Surjaputra, Direktur PT Star Cosmos saat mengenalkan Blender Cosmos CB-812 G berteknologi BLENZ di Jakarta, Rabu (14/8/2019).



Selama sering terjadi kaum ibu hanya bisa mengira-ngira kapan makanan atau minuman yang dibuatnya dengan blender sudah siap disajikan. Belum lagi, banyaknya distraksi yang mengganggu konsentrasi ibu di dapur. Misalnya dari mengurus kebutuhan anak, kadang harus menyelesaikan pekerjaan rumah, sampai repotnya berwirausaha.Semua menjadikan seorang ibu harus menjadi “superhero” yang harus mampu menuntaskannya dengan baik. Tak jarang, hasil olahan makanan atau minuman dari blender kurang maksimal karena repotnya mereka membagi konsentrasi.
"Blender Cosmos CB-812 G berteknologi BLENZ adalah blender dengan teknologi canggih yang hadir untuk membantu peran ibu sebagai pahlawan bagi keluarganya. Teknologi BLENZ adalah teknologi canggih yang mengatur blender berhenti sejenak agar bahan yang berada di pusaran atas bisa turun ke mata pisau, lalu menyala kembali secara otomatis untuk proses melumat, kemudian akan berhenti sendiri setelah olahan sudah menjadi lembut," papar Dharma.

"Inovasi yang kami tawarkan selalu berangkat dari masalah yang dialami para ibu dari dapur, lalu kami carikan solusi untuk mereka lewat produk-produk Cosmos. Blender ini kami persembahkan untuk para ibu yang multitasking, sekaligus tetap selalu ingin menyajikan asupan yang terbaik untuk keluarga,” kata Dharma.

Dengan teknologi BLENZ yang memungkinkan blender bisa nge-blenz dan berhenti sendiri, perangkat dapat menghemat waktu dan tenaga. Dalam hal keamanan dan ketahanan juga maksimal karena dilengkapi dengan Thermostat Overheat Protection yang melindungi motor penggerak dari panas berlebih.

Bagaimana dengan keamanan bagi anak-anak? "Para ibu juga tidak perlu khawatir bila blender digunakan oleh anggota keluarga lainnya. Ada Safety Lock System (Kunci Pengaman), yang membuat perangkat tidak akan menyala apabila belum terpasang dengan benar. Sistem ini membuatnya lebih aman digunakan, apalagi dudukkannya kian mantap dengan fitur Anti Slip (Karet Hisap) yang menjaga blender tidak bergeser saat sedang proses blending," cetusnya.

Blender Cosmos CB-812 G memiliki goblet kaca berkapasitas 2 liter. Dengan goblet berbahan kaca, kejernihan goblet menjadi tahan lama, serta tetap sesuai standar layak konsumsi (food grade).

Kelengkapannya juga sudah memenuhi syarat sebagai blender modern yang serbaguna. Dan hal ini diakui Tya Ariestya, artis dan ibu rumah tangga yang hadir dalam acara peluncuran Blender Cosmos CB-812 G.

Dia merasa sangat terbantu dengan adanya Blender Cosmos CB-812 G yang bisa berhenti sendiri, sehingga bisa ditinggal sambil menjaga anak atau menyiapkan masakan lainnya. Selain itu, fitur seperti Wet Mill (Penggiling Bumbu Basah), Dry Mill (Penggiling Bumbu Kering), serta Dua Mata Pisau Penghancur Es pada blender sangat membantunya dalam menyiapkan makanan untuk keluarga.

“Sangat membantu banget untuk aku bikin MPASI dan blender bumbu masak. Blender Cosmos berteknologi BLENZ ini praktis dan gak bikin repot, karena bisa nge-blenz dan berhenti sendiri. Jadi saya bisa tinggal sambil quality time sama anak-anak. Sama sekali nggak ada waktu terbuang. Buat bikin bumbu juga praktis banget. Apalagi untuk bikin smoothies, mata pisaunya bisa bikin es jadi halus banget,” puji Tya.

Sonny Wibowo, Head of Group Product Manager PT Star Cosmos, menambahkan, blender memiliki tiga pilihan nge-blenz. "Tingkat kehalusan orang berbeda karena itu ada tiga pilihan tombol. Begitu tingkat kehalusan yang diinginkan tercapai, maka blender akan berhenti bekerja secara otomatis," bebernya.

Dengan produk baru ini, sebut Sonny, perusahaan menargetkan tahun ini mengalami pertumbuhan penjualan hingga 50%. "Saya yakin pasarnya bagus dna diterima pasar," pungkas Sonny.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak