alexametrics

MODENA Indonesia Rilis Lima Lemari Es Berteknologi Smart Sensor

loading...
MODENA Indonesia Rilis Lima Lemari Es Berteknologi Smart Sensor
Manajemen MODENA Indonesia saat mengenalkan lima kemari es baru berteknologi smart sensor di Jakarta, Kamis (26/8/2019). Foto/Muh Iqbal M/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Lemari es tak lagi dipandang sebagai pelengkap peralatan rumah tangga saja. Perangkat elektronik tersebut kini telah bertransformasi menjadi piranti primer yang perannya tidak hanya untuk menyimpan bahan makanan, tapi juga berkontribusi dalam menjaga kualitas asupan nutrisi penggunanya.

Masyarakat pun kian selektif dalam memilih lemari es. Terlebih bagi kaum urban dengan tingkat mobilitas tinggi, yang tidak memiliki keleluasaan waktu untuk rutinitas belanja. Bagi mereka lemari es yang dipilih harus memiliki teknologi yang mumpuni dalam menjaga kesegaran bahan makanan yang disimpan untuk waktu lama.

“Karena faktanya, kesegaran adalah salah satu indikasi kesempurnaan nilai gizi yang terkandung dalam bahan makanan,” kata Hendrik Senjaya, Product Marketing Manager PT MODENA Indonesia sata mengenalkan lima produk lemari es berteknologi Smart Sensor Refrigerators di Jakarta, Kamis (22/8/2019).



MODENA Smart Sensor Refrigerators diklaimnya memiliki kemampuan istimewa berkat sensor pintar di dalamnya. “Kata Smart Sensor merujuk pada penanaman teknologi sensor pintar, yang bertugas mengintegrasikan seluruh fitur yang ada, sehingga lemari es akan bekerja secara optimal,” kata Hendrik Senjaya.

Smart Sensor akan mendeteksi berbagai kondisi yang berpotensi memengaruhi kestabilan suhu lemari es. Seperti proses evaporasi, intensitas kegiatan membuka dan menutup pintu, tingkat kelembaban, hingga naik maupun turunnya temperatur ruangan.

Selanjutnya, jelas dia, sensor pintar ini akan mengatur kinerja seluruh fitur, agar suhu lemari es tetap stabil sesuai dengan pengaturan. “Tantangan besar penyimpanan makanan dalam jangka waktu panjang adalah fluktuasi temperatur. Suhu yang stabil menjadi kunci akan kesegaran bahan makanan. Ini membuat MODENA Smart Sensor Refrigerators sangat cocok bagi masyarakat modern dengan mobilitas tinggi,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, pengguna dapat berbelanja. Sekaligus dalam kuantitas banyak tanpa khawatir akan turunnya nilai gizi bahan makanan ketika disimpan dalam lemari es untuk waktu yang lama.

Keistimewaan MODENA Smart Sensor Refrigerators tidak bisa lepas dari Intelligent Compresor yang menjadi tulang punggung performa lemari es pintar ini. “Intelligent Compresor menggunakan teknologi inverter yang mampu menurunkan tingkat konsumsi energi lebih dari 20% dibanding lemari es konvensional. Selain itu, kompresor inverter juga dikenal memiliki daya tahan lebih prima dibanding non-inverter,” tuturnya.

Ini menjadikan MODENA Smart Sensor Refrigerators tidak sekadar hemat listrik, tapi juga memiliki usia pakai yang lebih baik. “Untuk kompresornya garansi 10 tahun dan suku cadangnya 1 tahun,” imbuhnya.

MODENA Smart Sensor Refrigerators juga dilengkapi Multiflow Cooling System yang memastikan proses pendinginan tersebar merata hingga ke sudut ruang dalam lemari es. Dengan adanya sistem ini, pengguna bebas menentukan peletakan bahan makanan, tanpa harus khawatir akan perbedaan suhu di tiap kompartemen.

Terdapat pula fitur Fresh Keeper, yakni laci khusus untuk menyimpan buah dan sayur, yang dilengkapi dengan Humidity Control atau pengatur kelembapan. “Karakter unik buah dan sayuran membuat kedua bahan makanan ini cepat mengalami proses pembusukan dan tidak lagi layak dikonsumsi. Oleh karena itu, perlu perlakuan khusus dalam penyimpanannya, agar kesegaran dan nutrisi pada buah dan sayur tetap terjaga,” klaimnya.

Untuk jaminan kehigienisan bahan makanan secara maksimal, MODENA membenamkan teknologi LTC Sterilization dalam MODENA Smart Sensor Refrigerators. Teknologi ini sekaligus menjamin bahan makanan bebas bakteri serta menetralisir bau tidak sedap.

Lima Varian Sesuaikan Tiap Kebutuhan
MODENA menawarkan lima tipe dalam lini MODENA Smart Sensor Refrigerators, berdasarkan jenis, kapasitas, serta dimensi lemari es. Masing-masing Smart Sensor Refrigerators tipe ARGENTO – RF 4540 S adalah tipe lemari es Multidoor yang hadir dalam kapasitas 460 liter.

“Dilengkapi empat pintu, lemari es berwarna Stainless ini memiliki desain ruang dalam tanpa sekat tengah. Pengguna lebih leluasa menata bahan makanan dalam ukuran besar berkat luasnya area kompartemen,” sebutnya.

Menyusul kemudian, tipe VETROLIA – RF 2555 L yang memiliki kapasitas yang paling besar yaitu 552 liter. Lemari es side by side jenis T-Door ini tampil elegan dalam balutan Black Tempered Glass.

Hadir pula lemari es jenis Bottom Frezzer, dalam dua tipe, yaitu ARGENTO –RF 2336 S dan ARGENTO –RF 2335 S. Masing-masing memiliki kapasitas 336 liter dan 315 liter.

“Tak ketinggalan tipe Top Freezer dua pintu ARGENTO – RF 2255 S yang memiliki kapasitas cukup besar, 510 liter,” ujarnya.

Dia menilai, saat ini lemari es dua pintu masih menjadi jenis yang paling populer dan banyak diminati oleh konsumen. Tak salah MODENA memasukan tipe ini sebagai salah satu varian dari lini MODENA Smart Sensor Refrigerator.

Keseluruhan varian dalam lini Smart Sensor Refrigerators memiliki pusat kendali layar sentuh yang modern dan mudah dioperasikan. Berbagai pilihan program dapat disetel tanpa harus menjangkau bagian dalam lemari es.

Pada kesempatan yang sama, Robert Widjaja, Director PT MODENA Indonesia menjelaskan, beragamnya varian yang ditawarkan dalam lini MODENA Smart Sensor Refrigerators adalah langkah MODENA dalam memenuhi beragamnya kebutuhan pasar.

“Kemampuan menjaga kualitas bahan makanan, efisiensi konsumsi energi, dan sematan fitur-fitur canggih merupakan perpaduan sempurna yang menjadikan MODENA Smart Sensor Refrigerators pilihan tepat bagi masyarakat modern,” kata Robert Widjaja.

Untuk harga, sambung dia, rentang harganya mulai dari Rp10 juta-20 jutaan. “Produk ini menyasar pasar premium,” pungkasnya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak