alexametrics

Mate 30 Mampir di Situs 3C, Huawei Disebut Tunda Peluncurannya

loading...
Mate 30 Mampir di Situs 3C, Huawei Disebut Tunda Peluncurannya
Huawei dikabarkan akan menunda peluncuran Mate 30 akibat larangan penggunaan layanan dari Google Android. Foto/ist
A+ A-
SHENZHEN - Dua model Huawei terbaru yang dikaitkan dengan Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro telah terlihat di China Compulsory Certificate (3C) China, hari ini. Nomor model tersebut adalah TAS-AL00 dan LIO-AL00, serta model sama yang sebelumnya terdaftar di situs TENAA. Namun daftar tersebut tidak lengkap seperti yang sekaranmuncul.

Dari sertifikasi 3C, laman Giz China melaporkan, dapat disimpulkan ini paling tidak ponsel Huawei premium karena membawa pengisi daya 40W. Sedangkan pabrikannya ialah BYD Precision Manufacture Co Ltd dan Hong Fu Jin Precision.

Huawei memiliki teknologi SuperCharge yang dipatenkan dengan kekuatan hingga 44W. Nah bisa jadi ini mungkin yang publik lihat dalam daftar hari ini. Fitur pengisian cepat ini ditemukan pada sebagian besar perangkat Huawei unggulan.

Rumor mengatakan, Mate 30 akan menampung baterai 4.200 mAh dan Mate 30 Pro memiliki baterai seberat 4.500 mAh.



Sayangnya perusahaan disebut mengalami kemunduran seiring ancaman sanksi yang dijatuhkan Presiden AS, Donald Trump sebagai efek dari perang dagang. South China Morning Post melaporkan, Huawei mungkin harus menunda peluncuran handset secara global. Ini dikarenakan seri Mate 30 tidak mendapatkan Layanan Google, seperti yang dikonfirmasi oleh Google.

Hal tersebut menjadi masalah besar bagi perusahaan, karena aplikasi dan layanan Google sangat penting bagi pengguna Huawei secara global. Bahkan Huawei sendiri tak mau berjudi dengan menempatkan sistem operasi (OS) Harmony.Untuk saat ini, peluncuran Mate 30 diharapkan pada tanggal 19 September. Tapi itu bisa berubah segera jika Huawei tidak mendapatkan rencana "B". Konon, Huawei belum mengumumkan tanggal peluncuran resminya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak