alexametrics

Tekad dan Doa Tb. Adhi Dijabah, Pasangan Popeye Jawara KNSO 2019

loading...
Tekad dan Doa Tb. Adhi Dijabah, Pasangan Popeye Jawara KNSO 2019
Pembalap BMB Motorsport. FOTO/ Ist
A+ A-
JAKARTA - Jika modal keyakinan sudah didukung tekad dan doa, maka hasilnya tentu luar biasa. Itulah yang diraih pasangan pembalap speed offroad Tb. Adhi dan Popeye, saat berlaga di Kejuaraan Nasional Speed Offroad (KNSO) 2019 di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banteng, kemarin (7-8 Sept).

Di trek offroad kebanggan masyarakat Serang, Banten itu, pembalap BMB Motorsport – Hascar Group ini berhasil menaklukkan 4 SS nyaris sempurna. Di SS 1, kuda pacunya yang mengusung mesin Jeep Compass 7000 cc itu berhasil finish dengan catatan waktu 03.12,0 detik.

Karena problem fuel supply, di SS2, kuda pacu Tb. Adhi kehilangan tenaga. “Satu kilometer menjelang garis finish tiba-tiba mesin tidak bertenaga,” papar Tb. Adhi dalam keterangan persnya Senin (9/9/2019). “Malamnya, teknisi kami langsung begadang melakukan setting ECU MOTEC nya,” imbuh Bayumurti, manager team BMB Motorsport.



Syukurlah, di SS berikutnya Jeep Compass tunggangan Tb. Adhi dan Popeye ini tidak mengalami kendala teknis berarti. Terbukti di dua SS sisanya di hari minggu, catatan waktunya masih terbilang bagus, yaitu 03.13,0 detik. Sehingga di kelas G 5.4, pasangan pebalap nasional BMB Motorsport – Hascar Group inilah yang meraih gelar juaranya.

Kendati Kejuaraan Nasional Speed & Sprint 2019 yang dihelat Banteng Motorsport ini, tidak diikuti sejumlah offroader nasional di kelas bergengsi ini, namun aura persaingan tetap ketat. Haji Atuy Faturrachman yang memegang gelar juara nasional tahun 2018 dan Bimo Pradikto, juara putaran terakhir 2018 tetap hadir dan memberikan perlawanan sengit.

BMB Motorsport turun full team. Tim yang bermarkas di Binuang, Kalimantan Selatan ini juga menurunkan H. Rihan Variza, H. Adim dan Adi Indiarto, selain Tb. Adhi.

Menurut Bayumurti, Manager Team BMB Motorsport – Hascar Group, hasil seri pertama ini memuaskan. Target terpenuhi dengan gelar juara perorangan di tangan pebalapnya. Tetapi, di seri berikutnya yang diagendakan di sirkuit Swarnadwipa Nusantara kabupaten Muara Bungo, Jambi, suasana kompetisinya tentu akan lebih seru. “Ini merupakan sirkuit baru yang memiliki lintasan paling panjang di Tanah Air,” ungkap Bayu.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak