alexametrics

Inovasi dan Hasil Riset BJ Habibie, Bawa Indonesia Disegani Dunia

loading...
Inovasi dan Hasil Riset BJ Habibie, Bawa Indonesia Disegani Dunia
Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie. FOTO/ SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Wafatnya Presiden Indonesia Ke- 3 Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie Rabu, 11 September 2019 di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun, punya kesan sendiri bagi dunia Teknogi dan Riset di Indonesia.

Almarhum Prof. BJ Habibie meninggal Rabu, 11 September 2019 di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh terbesarnya, seorang Bapak Bangsa, Bapak Teknologi dan seorang Eyang yang dicintai seluruh rakyat Indonesia, yang memberikan aspirasi kaum millenial Indonesia (generasi muda).



” Selama puluhan tahun Bapak Habibie telah mengabdikan diri kepada bangsa Indonesia dalam bidang pengembangan Iptek dan Inovasi. Prof BJH adalah sosok yang sangat diidolakan semua kalangan baik dari segi intelektual, jiwa kepemimpinan hingga rasa kasih sayang Beliau terhadap keluarga dan sesama manusia. Hampir setiap Ibu menginginkan anaknya menjadi pintar seperti Bapak Habibie,” ujar Menristekdikti dalam keterangann persnya di Jakarta Rabu (11/9/2019).

Menteri Nasir melihat BJ Habibie sebagai seorang Presiden, Bapak Teknologi Indonesia yang menjadi Menteri Riset dan Teknologi selama 20 tahun, dan sosok intelektual yang sukses membangun paradigma riset dan teknologi yang bisa membangun peradaban yang lebih maju untuk Indonesia.

Kontribusi Bapak BJ Habibie terhadap kemajuan bangsa Indonesia dinilai sangat inovatif, inspiratif dan bermakna bagi kemaslahatan bangsa. Beliau menjadikan teknologi bangsa Indonesia disegani di tingkat dunia serta terus menerus menekankan pentingnya penguasaan iptek untuk kemajuan Bangsa Indonesia.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak