alexametrics

Trisakti Smart Classroom 2.0 Wujudkan Pengajaran Era Industri 4.0

loading...
Trisakti Smart Classroom 2.0 Wujudkan Pengajaran Era Industri 4.0
Prof Ali Ghufron Mukti, Rektor Universitas Trisakti (kanan) tengah berdiskusi dengan perwakilan III Taiwan tentang teknologi terkini di dunia. Foto/Muh Iqbal M/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Universitas Trisakti meluncurkan Trisakti Smart Classroom 2.0 (TSC 2.0). Ini merupakan wujud dari komitmen kampus untuk menerapkan lebih banyak teknologi pembelajaran dalam pelayanannya kepada pemangku kepentingan, terutama dosen dan mahasiswa.

TSC 2,0 memperkenalkan fasilitas terbaru dalam menggunakan teknologi dan layanan, baik yang bersifat individual maupun kelompok. Fasilitas ini juga menerapkan berbagai solusi pembelajaran luring (offline) dan daring (online) yang menyajikan pengetahuan dan keterampilan penting. Mulai dari kursus bahasa, teknologi ilmu komputer, dan STEAM (sains, teknologi, engineering, seni, dan matematika).

"Ini adalah sarana dan prasana di era Revolusi Industri 4.0, di mana digunakan artificial intelligence (AI), augmented reality (AR), virtual reality (VR) yang membantu pembelajaran," kata Prof Ali Ghufron Mukti, Rektor Universitas Trisakti di Jakarta.



Dia memberi contoh pengajaran dosen di kelas yang direkam sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa di luar kampus. "Bahkan kameranya mengikuti dosen bergerak, begitu juga laboratorium. Kalau tidak punya laboratorium anatomi, TSC 2.0 mempunyai solusi VR yang bisa membantu," ujarnya.

Mantan Rektor UII itu menambahkan, dengan kacamata 3D, maka penggunanya bisa melihat secara detail bagian dari sesuatu yang ingin diketahuinya. "Contohnya mahasiswa kedokteran, bisa melihat anatomi orgam tubuh manusia hanya dengan menyentuhnya secara virtual. Begitu juga dengan mahasiswa teknik," paparnya.

Ali Ghufron Mukti mengatakan, untuk mewujudkan kelas tersebut, Universitas Trisakti menggandeng Taiwan. "Mereka termasuk leader dalam urusannya ini," imbuhnya

Fasilitas ini diresmikan langsung Ali Ghufron Mukti, Direktur Jenderal Teknologi dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, serta didampingi I -Chang Tsai, Wakil Presiden dan Direktur Jenderal Institute for Information Industry (III) Taiwan.

Dalam kegiatan ini, Universitas Trisakti bersama III Taiwan membuka Kantor Promosi pembelajaran STEAM pertama di Indonesia yang diberi nama The Constitution For International Education Cooperation Alliance. Aliansi yang mencakup negara-negara Asia Pasifik ini melibatkan enam perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Universitas Bandar Lampung, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon , STIKes Widya Cipta Husada Malang, Politeknik Negeri Banyuwangi, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, dan Universitas Brawijaya Malang.

"Misi dari aliansi adalah untuk menyediakan sumber daya dan peralatan STEAM, mengadakan pelatihan dan lokakarya, untuk mempromosikan dan memperkenalkan pendidikan STEAM dan mengundang lebih banyak lembaga pendidikan Indonesia untuk bergabung dengan komunitas STEAM ini," tandasnya.

Pada acara ini Universitas Trisakti juga telah menandatangani beberapa nota kesepahaman dengan industri pendidikan Taiwan yang berfokus pada solusi pembelajaran bahasa online, virtual reality dalam pendidikan dan juga aplikasi IoT yang bertujuan untuk mentransfer teknologi untuk pendidikan tinggi.

Institute for Information Industry bediri sejak 24 Juli 1979 dan telah dikenal sebagai institusi yang andal dalam Riset Teknologi Pendidikan di Taiwan. Mereka secara kontinyu dan konsisten bekerja erat dengan industri TIK Taiwan.

Trisakti Smart Classroom 2.0 sebelumnya sudah hadir sejak awal Oktober 2018. Nah untuk implementasi kedua, pihak kampus memperkaya kelas khusus itu untuk teknologi dan layanan TSC yang mencakup penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dengan perangkat lunak pembuat konten VR, kamera pelacakan otomatis, dan fasilitas video konferensi cerdas, Digital Elite Study Cube untuk pembelajaran bahasa online, pengeloaan dan analisis suasana ruang kelas, aplikasi IoT (Internet of Things), dan lain sebagainya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak