alexametrics

McLaren: Tidak Ada yang Hebat tentang Mobil SUV

loading...
McLaren: Tidak Ada yang Hebat tentang Mobil SUV
Tampak salah satu supercar McLaren. Pabrikan asli Inggris ini menolak keras memproduksi SUV meski laris di pasaran. Foto/ist
A+ A-
LONDON - Kendaraan crossover kini jadi penambang uang bagi produsen kelas atas. Pabrikan seperti Lamborghini dan Rolls-Royce hampir tidak dapat mengimbangi permintaan akan SUV mereka yang mahal, sebut saja Urus dan Cullinan. Begitu pula dengan Ferrari dan Aston Martin.

Tapi ada satu perusahaan tetap menentang keberadaan SUV, yakni McLaren. Pabrikan supercar Inggris itu tidak akan membangun SUV, tidak peduli seberapa banyak pasar memohon.

Seorang eksekutif untuk perusahaan membuat titik itu sangat jelas dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Darren Goddard, Direktur Divisi Seri Olahraga McLaren, mengatakan, SUV sama sekali tidak keren.



"Tidak ada yang keren tentang sebuah SUV," kata Goddard pada situs CarSales. "Mereka semua hanya mengejar volume (banyaknya penjualan). Itu tidak murni. Berpikir tentang perbedaan antara produksi massal dan produk eksklusif sangat berbeda."

Sementara McLaren sering berkhotbah tentang "eksklusivitas", merek ini berada di ujung atas penjualan keseluruhan untuk kelas tersebut. Pada 2018, penjualan McLaren naik 43,9% menjadi 4.806 kendaraan.

Jumlah itu lebih baik daripada Rolls-Royce yang menjual 4.107 kendaraan di tahun terbaiknya. Dan hanya beberapa ribu di belakang Lamborghini yang menjual 5.750 kendaraan pada 2018.

Sementara sebuah SUV tidak berada di perencanan perusahaan, Goddard mengatakan dalam wawancara yang sama bahwa EV (mobil listrik) memang dalam tahap awal. Tapi tidak akan mudah untuk membuat EV terasa seperti model tradisional bertenaga bensin. “Ini masih tentang pengalaman berkendara. Di situlah kita berada sekarang," kata Goddard. "Kami lebih dari sekadar program evaluasi daripada program pengembangan."

"Kami sedang menunggu teknologi yang tepat yang akan memungkinkan kami memiliki pengalaman McLaren (mobil listrik)," katanya.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak