alexametrics

Penjualan Handphone Samsung Galaxy Note10 Series Catat Rekor

loading...
Penjualan Handphone Samsung Galaxy Note10 Series Catat Rekor
Harga Samsung Galaxy Note10 Series catat rekor penjualan di Korea Selatan. Foto/Muh Iqbal M/SINDOnews
A+ A-
SEOUL - Samsung telah menghadapi beberapa kesulitan secara global, tapi mereka berkinerja cukup baik di tanah kelahirannya, Korea Selatan. Hari ini, perusahaan secara resmi mengumumkan telah mengirimkan lebih dari 1 juta unit Galaxy Note 10 Series dalam rentang waktu hanya 25 hari kepada pelanggannya. Ini adalah rekor baru!

Samsung Galaxy S8 sebelumnya mencetak rekor dan menjual lebih dari 1 juta unit dalam waktu 37 hari setelah dirilis. Kinerja Samsung Galaxy Note10 dan Note10+ (Plus) bulan pertama adalah yang terbaik dalam seri Samsung S dan Note. Selain itu, jumlah ini lebih dari dua kali penjualan Galaxy Note9.

Laman Giz China mecatat, laporan sebelumnya, pre-order Samsung Note10 dan Note 10 Plus berhasil menembus 1,3 juta hanya dalam 10 hari. Jadi tidak mengherankan bahwa data penjualan aktual sangat tinggi. Seperti yang diharapkan, model Plus terjual lebih dari Note10 reguler dan 67% dari total penjualan berasal dari Galaxy Note 10 Plus.



Samsung juga mengatakan, duo Galaxy Note 10 umumnya kaum perempuan. Dari mereka, jumlah pelanggan di usia 20-an meningkat dibanding Galaxy Note9. Namun pabrikan tak memberikan angka spesifik.

Secara umum, Samsung Galaxy Note10 dan Note 10 Plus tersedia di Korea Selatan hanya dalam 5G. Dilaporkan, karena ketersediaan jaringan 5G yang relatif terbatas, Pemerintah Korea telah meminta Samsung untuk meluncurkan model LTE dari kedua ponsel ini juga.

Tetapi tidak jelas apakah perusahaan benar-benar akan melakukan ini. Jika pelanggan dapat memilih untuk membeli versi LTE yang lebih murah daripada model 5G, otomatis penjualan handphone Note10 dan Note 10 Plus di Korea Selatan mungkin lebih tinggi.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak