alexametrics

Twitter Luncurkan Sembunyikan Balasan, Halau Hoaks dan Ujaran Kebencian

loading...
Twitter Luncurkan Sembunyikan Balasan, Halau Hoaks dan Ujaran Kebencian
Logo Twitter.FOTO/ Ist
A+ A-
MENLO PARK - Twitter secara resmi mengumumkan bahwa pengguna bisa lebih banyak mengkontrol percakapan mereka di platform media sosial tersebut.

Setelah melakukan uji coba fitur sembunyikan balasan di Kanada, kini Twitter meluncurkan fitur tersebut di Amerika Serikat dan Jepang.

Dilansir dari The Verge, Sabtu (21/9/2019) langkah ini merupakan bagian dari upaya raksasa teknologi itu untuk menghentikan penyebaran ujaran kebencian dan bully secara online.



Twitter pertama kali mengumumkan fitur tersebut pada bulan Februari dan mulai mengujinya pada awal Juli.

"Kami melihat bahwa orang-orang lebih mungkin untuk mempertimbangkan kembali interaksi mereka ketika tweet mereka disembunyikan," tulis perusahaan itu dalam blognya.

Sebelumnya, pengguna hanya dapat mengelola pengalaman percakapan masing-masing dengan mematikan kata kunci tertentu sehingga pengguna lain tidak lagi muncul dalam pemberitahuan, atau dengan memblokir pengguna tertentu.

Nah sekarang, pengguna yang menge-tweet komentar asli harus memutuskan balasan mana yang tetap dan yang disembunyikan dari pengguna lain.

Pada menu sebelah kanan tweet akan muncul pilihan sembunyikan, bisu, ikuti. Setelah dipilih, balasan akan disembunyikan dari pengguna lain, meskipun mereka masih bisa melihatnya dengan mengklik ikon yang memunculkan semua tweet tersembunyi.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak