alexametrics

PT SIS Dapat Kode Keras Bisa Produksi Suzuki Jimny di Indonesia

loading...
PT SIS Dapat Kode Keras Bisa Produksi Suzuki Jimny di Indonesia
PT SIS Dapat Kode Keras Bisa Produksi Suzuki Jimny di Indonesia/Andryanto Wisnuwidodo/Sindonews
A+ A-
BSD CITY - Permintaan pasar yang tinggi terhadap Suzuki Jimny membuat tersenyum PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Daftar antrean panjang legendaris Suzuki tersebut membuat calon pembeli harus bersabar untuk mendapatkan unit mobil impiannya.

Saat ini, Suzuki Jimny masih diproduksi di negara asalnya, Jepang dengan kapasitas 5.000 unit per bulan. Sementara permintaan pasar di dunia lebih besar, termasuk di Indonesia. Khusus Indonesia, setiap bulan kebagian 50 unit.

"Permintaaan terbesar datang dari Eropa. Di Jepang sendiri sampai harus indent dua tahun. Malah, di Indonesia ada yang lebih dari 4 tahun. Saat ini, yang sudah terkirim 200 unit dari 2.000 pemesanan lebih," ujar Direktur Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra dalam Media Test Drive di Sirkuit Pagedangan, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, Senin (30/9/2019) siang.



Nah, dengan dasar itu, lanjut dia, pihaknya telah mengajukan diri untuk memproduksi Suzuki Jimny di Indonesia setelah Jepang. Nantinya produkasi Jimny akan didistribusikan ke beberapa negara terdekat, Asia Pasifik, Australia dan lainnya. "Pasar di Indonesia terbukti sangat tinggi. Atas ajuan ini, Suzuki di Jepang memberikan sinyal positif terkait dengan produksi Jimny di Indonesia. Kita menunggu keputusannya dari sana," jelas Donny.

Suzuki Jimny dikenal sebagai ikon bersejarah bagi Suzuki yang memiliki cerita dari masyarakat sejak pertama kali mengaspal di Tanah Air pada 1979. Sejak saat itu, PT Suzuki Indomobil Sales sukses menjadikan Indonesia sebagai target pasar mobil off-road ikoniknya.

Bahkan, Jimny generasi ke-4 mencuri perhatian global dengan meraih gelar 2019 World Urban Car dan World Car Design of the Year di World Car Awards.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak