alexametrics

Automotif dan Elektronik Masuk Ke Dalam Sektor Prioritas Industri 4.0

loading...
Automotif dan Elektronik Masuk Ke Dalam Sektor Prioritas Industri 4.0
Suzuki All New Carry IMX 2019. FOTO/ SIS
A+ A-
JAKARTA - Dalam peta jalan implementasi Industri 4.0, pemerintah telah memilih sektor-sektor andalan yang diprediksi mampu memberikan dampak besar. Sektor prioritas yang dimaksud yakni, industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, dan kimia-biokimia.

Dilansir dari keterangan resmi Kementerian Perindustrian, Minggu (6/10/2019), pemerintah memang sedang berupaya memaksimalkan potensi dari penerapan ekonomi digital.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai inisiatif strategi untuk masing-masing sektor prioritas. Dan juga telah menunjuk lighthouse atau pabrik percontohan bagi penerapan Industri 4.0 yang sudah menggunakan artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT).



“Lighthouse yang ada saat ini antara lain Schneider di Batam dan Petrosea di Tangerang, Banten,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Airlangga mengungkapkan, berdasarkan studi Mckinsey, dengan didorongnya ekonomi digital, Indonesia akan membutuhkan 17 juta tenaga kerja yang melek digital. Tenaga kerja itu akan ditempatkan ditempatkan di industri manufaktur sebanyak 30% dan di industri penunjang sebanyak 70%.

Dengan melakukan hal tersebut, pemerintah berharap dapat mendorong tambahan ekonomi sebesar USD150 miliar kepada ekonomi Indonesia.

“Inilah yang didorong agar kesempatan sebesar USD150 dalam bentuk ekonomi digital itu dimanfaatkan oleh tenaga kerja dan masyarakat Indonesia. Bisnis ini ada di Indonesia tergantung bagaimana kita memanfaatkannya,” tegas Menperin.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak