alexametrics

Daihatsu Akui Pasar Mobil di Indonesia Lagi Melempem

loading...
Daihatsu Akui Pasar Mobil di Indonesia Lagi Melempem
Daihatsu Xenia. FOTO/ ADM
A+ A-
BANDUNG - Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil di Indonesia selama periode Januari-Agustus 2019 melambat 11,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengungkap ada beberapa hal yang menjadi penyebab lesunya penjualan mobil di Tanah Air.

Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandara mengatakan lesunya penjualan kendaraan roda empat datang dari berbagai faktor seperti pertumuhan GDP (Gross Domestic Product) yang turun.



"Ditambah lagi global juga sedang jelek, perang dagang Amerika-CHina membuat secara global ekonomi turun juga," tuturnya di sela-sela test drive New Sigra di Bandung, Jawa Barat.

Hingga kondisi politik dan keamanan yang terjadi di Indonesia juga turut memiliki dampak pada turunnya penjualan kendaraan roda empat ini.

Kondisi keamanan yang Amel maksud adalah seperti situasi demo yang berujung rusuh di berbagai wilayah serta kebakaran hutan dan lahan berkepanjangan yang kerap terjadi beberapa waktu.

"Misalnya kita punya outlet di Jayapura, itu masih belum buka loh sampai sekarang. Karyawan sudah gabisa di sana, keluar dari sana," ujar Amel.

"Kalau tidak bisa beroperasi dengan normal pasti ada dampaknya, pasarnya kita juga jadi turun," imbuhnya.

Meski ada beberapa program yang ditawarkan, sepertinya tak cukup untuk mendorong secara optimal daya beli masyarakat. Seperti, program down payment (DP) nol persen untuk kendaraan.

"DP nol persen kan udah jalan dari kapan tau, pasarnya ga naik juga. Launching produk baru juga banyak kan? Kemudian keluarin apalagi segala macem, daya belinya belum tumbuh ya gimana lagi gaakan naik," pungkasnya.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak