alexametrics

Paques Digancar Penghargaan The Best Big Data Platform

loading...
Paques Digancar Penghargaan The Best Big Data Platform
Ilustrasi teknologi . FOTO/ Ist
A+ A-
JAKARTA - Paques dianugerahi penghargaan dalam kategori The Best Big Data Platform dalam ajang DataGov AI 2019 Summit and Award yang diselenggarakan oleh Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI).Penghargaan DataGov AI 2019 diberikan kepada perusahaan dan organisasi yang telah berhasil mengimplementasikan Information Technology Governance, termasuk transformasi teknologi di bidang data dalam menghadapi disrupsi digital dan era ledakan data. Sementara kategori The Best Big Data Platform mempresentasikan pentingnya inovasi dan teknologi yang mendorong analisa penyimpanan data masif saat ini.
Malam penghargaan DataGovAI 2019 diserahkan dan dihadiri oleh Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informasi di Kabinet Kerja 2014-2019 dan Ketua ABDI Rudi Rusdiah. Selain menerima penghargaan, Paques juga menjadi salah satu partisipan dalam pameran DataGov AI 2019 di JCC Senayan, Jakarta.

Paques merupakan produk software solusi data lake dan analitik buatan Indonesia, didesain khusus untuk menjawab tantangan big data saat ini. Paques hadir pada event DataGov AI 2019 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre (JCC) pada 6–8 November 2019. Di booth #G17B, pengunjung dapat melakukan uji coba (Free Trial) salah satu produk unggulan Paques, yaitu Paques Data Studio.

Paques saat ini sudah digunakan oleh beberapa perusahaan raksasa di Indonesia diantaranya Telkom Indonesia, Telkomsel, Bursa Efek Indonesia, serta institusi lainnya. “Perusahaan besar di Indonesia pastinya membutuhkan software pengolahan big data dimana produk tersebut masih dimonopoli dengan pemain besar dari negara besar lainnya, namun itu justru menjadi peluang bagi kami untuk mendapatkan pasar di Indonesia, karena kemampuan untuk mengolah data dalam bahasa setempat merupakan hal yang semakin penting bagi bisnis.” kata CEO dan Product Creator Paques, Benni Adham, dalam keterangan tertulisnya.



Paques memiliki modul Natural Language Processing (NLP) dan Artificial Intelligence (AI) yang mempunyai kemampuan untuk mengolah, memahami bahasa dengan teknik menggabungkan berbagai metode termasuk linguistik, semantik, statistik, dan machine learning sehingga mampu memahami konteks secara komprehensif, khususnya dalam Bahasa Indonesia. “Value tambahan ini yang diandalkan software kami sehingga diharapkan para pengguna akan lebih mudah menggunakan Paques.” tutur Benni Adham.

Terdapat tiga produk unggulan Paques untuk menjawab tantangan big data. Pertama, Paques Data Lake. Jawaban atas tantangan big data dalam mengatasi pengolahan data yang besar dan kompleks dalam waktu yang relatif singkat. Paques Data Lake menjadi repositori penyimpanan utama yang mengumpulkan data besar dari berbagai sumber dan bentuk dalam bentuk data terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur, termasuk metadata dan pada akhirnya menghasilkan visualisasi data yang dapat dijadikan sumber insight perusahaan.

Kedua, Paques Data Studio. Platform untuk data visualisasi yang menyajikan kemudahan dalam melakukan analisa visual dengan fitur intuitif dan kaya. Selain itu Paques Data Studio merupakan software pertama di dunia yang memiliki inovasi dimana business user dapat melakukan data acquisition, data processing hingga data visualisasi dalam satu platform. Dan hasil akhirnya business user dapat mengubah data dari berbagai sumber kedalam informasi intelijen yang actionable secara cepat dan meningkatkan efisiensi kerja.

Ketiga, Paques Data Modeler. Merupakan tool yang dirancang untuk kebutuhan para data scientist. Dilengkapi dengan Machine Learning sehingga business user mendapatkan hasil yang akurat dengan mengotomasikan seluruh proses pemodelan prediktif. Dengan predictive modelling, Paques Data Modeler memberikan Data Scientist alat yang lebih mudah digunakan namun tetap mumpuni untuk kebutuhan bisnis.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak