alexametrics

MAMPU BERTAHAN DARI LARANGAN DAGANG AS

Terima Kasih ke Karyawan, Huawei Disebut Tebar Bonus Rp4 Triliun

loading...
Terima Kasih ke Karyawan, Huawei Disebut Tebar Bonus Rp4 Triliun
Huawei siap bagi-bagi bonus hingga Rp4 triliun untuk para karyawannya di 170 negara karena berhasil melewati masa sulit akibat sanksi AS. Foto/Ist
A+ A-
SHENZHEN - Tahun 2019 menjadi periode menyulitkan bagi Huawei akibat larangan bertransaksi dengan perusahaan asal AS. Namun ternyata mereka berhasil melaluinya dengan mencatatkan diri sebagai pabrikan terlaris nomor dua di dunia. (Baca juga: Masih Pimpin Pasar Smartphone, Samsung Sebaiknya Waspadai Huawei)

Capaian itu dianggap berat karena sanksi dagang menyulitkan perusahaan mendapat pasokan berbagai komponen dan perangkat lunak untuk produk-produknya. Terlepas dari semua hambatan, para karyawan Huawei justru berhasil melanjutkan pertumbuhan di bisnis telepon pintar dan jaringan nirkabel.

Sebagai tanda terima kasih kepada karyawan yang bekerja keras, Huawei siap memberikan sekitar Rp4 triliun sebagai bonus untuk lebih dari 190.000 karyawannya di 170 negara. Menurut memo internal perusahaan yang bocor, semua karyawan Huawei yang aktif dengan peringkat kinerja di atas C dan tidak ada pelanggaran keamanan akan menerima bonus yang sama dengan gaji pokok pada bulan Oktober.



Terkait larangan perdagangan AS, laman GSM Arena mencatat ketersediaan handset baru Huawei secara internasional memang terbatas. Namun kinerja perusahaan di pasar domestik sangat efektif untuk mengimbanginya.

Baru-baru ini, publik mendapatkan laporan pengiriman smartphone global pada kuartal ketiga (Q3) yang kuat dari Huawei. Selain menempati posisi nomor dua setelah Samsung, mereka juga mencatat pertumbuhan paling tinggi yakni di atas 28%.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak