alexametrics

SUV Urban, Primadona Konsumen di Perkotaan

loading...
SUV Urban, Primadona Konsumen di Perkotaan
Tidak semua mobil berpenggerak SUV hanya bisa berinteraksi di area off-road. Banyak juga konsumen segmen perkotaan bahkan menjadikannya sebagai sarana penunjang gaya hidup.
A+ A-
Memang ada alasan mengapa kendaraan jenis SUV (Sport Utility Vehicle) kini jadi primadona konsumen di wilayah perkotaan. Kendaraan tersebut dianggap mampu memberi nilai lebih dalam aspek kenyamanan berkendara. Juga menjawab berbagai kebutuhan masyarakat urban.

Ini fakta: berkendara di perkotaan, terutama di Jakarta, punya banyak sekali tantangan. Mulai kemacetan berjam-jam setiap pergi dan pulang kantor, melalui kondisi jalan tidak rata, menerabas hujan deras, bahkan genangan air.

Mantan Putri Selam 2017 Madhina Suryadip punya spesifikasi khusus dalam memilih mobil untuk menemani aktivitas hariannya. ”Harus yang lincah bermanuver, yang punya ground clearance tinggi, kabin dan bagasi lapang, juga irit bahan bakar,” ungkapnya.



Dulu, SUV memang identik dengan mobil gagah, berpenggerak 4 roda (4WD), juga dikenal boros bahan bakar dan memiliki suspensi keras. Sekarang, SUV berubah peran sebagai mobil yang bisa digunakan untuk aktivitas harian.

Ini menyesuaikan kebutuhan pengendara di kawasan perkotaan yang menginginkan kendaraan dengan posisi duduk nyaman, ground clearance tinggi, interior lapang, desain eksterior modern, kapasitas ruang penyimpanan yang fleksibel, serta perasaan lebih aman
ketika berada di dalam mobil.

Lalu, apa saja keuntungan memilih SUV sebagai kendaraan harian (daily use) di perkotaan?

Tangguh dan Modern

Madie, sapaan akrab Madhina, mengaku bukan orang yang hobi melaju di jalan berlumpur atau offroad. Tapi, ia suka dengan mobil yang terlihat gagah sekaligus modern. Hal tersebut ia rasakan ketika mengendarai New Honda HR-V 1.5L E Special Edition dari Surabaya ke Banyuwangi pada Oktober 2019 silam. ”Desainnya terlihat kekinian dengan Full LED Headlight dan LED Day Time Running Lights (DRL). Tapi sekaligus tetap gagah. Ketika berada di jalan raya, rasanya jadi lebih percaya diri,” ungkapnya.

Daya Jelajah Lebih Baik

Karena fitrah SUV sebagai kendaraan “segala medan”, SUV urban yang banyak dipasarkan saat ini juga sudah mengusung ground clearance lebih tinggi dibanding jenis mobil lain. New Honda HR-V 1.5L E Special Edition, misalnya memiliki ketinggian ground clearance 185 mm. Dampaknya ada dua. Pertama, pengguna lebih percaya diri untuk melibas kondisi jalan bervariasi. Yang kedua, pengemudi merasa lebih lincah saat bermanuver.

Fitur Canggih

Karena lekatnya pengguna urban terhadap teknologi, terutama ponsel, maka fitur canggih di mobil menjadi wajib. Yang utama, mobil harus memiliki layar berukuran besar. Kedua, ponsel dapat tersinkronisasi dengan mudah ke headunit mobil. Tujuannya adalah memindahkan konten yang biasa dikonsumi di ponsel, ke mobil. Seperti mendengarkan musik, podcast, bahkan klip video.

Kabin Lega, Bagasi Luas

Ketika memilih SUV untuk harian, pertanyaan selanjutnya adalah seberapa luas kabinnya? Meski mengusung 5 tempat duduk, tapi utilitas di New Honda HR-V 1.5L E Special Edition terbilang cukup luas. Ini dirasakan Madie yang kegiatannya sangat erat dengan aktivitas outdoor. ”Karena desain lantai yang rata (flat floor), mudah untuk membawa barang bawaan berlebih. Tanpa mengubah konfigurasi kursi baris kedua pun saya bisa menjejalkan tiga koper berukuran sedang dan besar,” ujarnya

Ya, meskipun peruntukkannya di kawasan perkotaan, kabin dan ruang bagasi luas tetap jadi pertimbangan utama saat memilih SUV. Karena umumnya pemilik mobil ini mempunyai gaya hidup aktif. Selepas ngantor, misalnya, mereka biasa pergi ke gym atau ke lapangan olah raga, dengan segudang barang bawaan.

Responsif dan Nyaman Dikendarai

Banyak anggapan bahwa SUV nantinya akan limbung karena ground clearance tinggi. Tapi, sebenarnya anggapan ini tidak lagi relevan. Sebab, SUV urban yang ada di pasar saat ini sudah menggunakan platform monokok, dimana bodi dan sasis menjadi satu kesatuan.

Berbeda dengan mobil yang menggunakan konstruksi ladder frame. Selain itu, penggunaan suspensi yang lebih rigid di SUV urban juga berpengaruh. Bantingannya memang tidak seempuk MPV, tapi pengendaliannya terasa lebih lincah dan presisi. Ini yang membuat SUV urban lebih nyaman dikendarai. ”Ketika berkendara jarak jauh, jadi tidak mudah lelah,” ujar Madie.

Hal lain yang dulu jadi pertimbangan saat memilih SUV adalah mesin yang boros. Sekarang berbeda. Karena SUV urban cenderung menggunakan mesin 1.500 cc yang lebih hemat bahan bakar. New Honda HR-V 1.5L E Special Edition, misalnya, menggunakan
mesin 1,5-liter SOHC i-VTEC yang mampu memompa tenaga 120 PS dan torsi 145 Nm dengan perpindahan gigi halus berkat transmisi continuously variable transmission (CVT).

Menjawab Kebutuhan Masyarakat Urban

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat urban, semakin spesifik pula mereka dalam memilih kendaraan yang sesuai. Dan apa yang diberikan SUV urban tampaknya mampu menjawab kebutuhan akan kendaraan yang nyaman untuk menemani aktivitas harian, juga sesekali digunakan ke keluar kota. Maka, SUV adalah mobil yang paling cocok dengan iklim geografis dan perkotaan di Indonesia bagi mereka yang memiliki gaya hidup aktif.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak