alexametrics

Realme X2 Pro Mau Datang, Ponsel Flagship di Indonesia 'Kudu' Waspada

loading...
Realme X2 Pro Mau Datang, Ponsel Flagship di Indonesia Kudu Waspada
Sukses menggarap pasar ponsel menengah ke bawah, kini realme bersiap bermain di segmen premium. Kabarnya mereka akan memabawa realme X2 Pro ke pasar Indonesia. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Secara global, realme sudah memiliki “nama” di segmen pasar handphone harga terjangkau. Kini pabrikan China berbasis di India itu percaya diri menatap pasar ponsel premium.

Di Indonesia, kabar realme mau memasukkan smartphone teranyar-nya yang memiliki posisi berbeda dengan produk sebelumnya ke Tanah Air sudah berhembus kuat. Kini kelas premium menjadi segmen pasar selanjutnya yang bakal dijamah realme di Indonesia.

Bernama realme X2 Pro, smartphone ini diperkirakan segera mampir menyapa konsumen Indonesia. Handset membawa sejumlah keunggulan, di antaranya dari segi kamera, prosesor, layar, dan baterai.



Handset realme sendiri dikenal dengan fokus utamanya dalam menyediakan perangkat-perangkat berperforma dan desain terbaik dalam banderol harga terjangkau. Tidak terkecuali X2 Pro, yang tak sekadar “merakyatkan” teknologi-teknologi terkini.

Misalnya dalam hal fotografi, di mana realme mengikuti kemajuan riset dan pengembangannya. Di bidang ini realme memikirkan untuk memberikan inovasi teknologi kamera. Dimulai dari perangkat keras hingga kualitas foto, bahkan sampai pengalaman yang dioptimalisasikan.

Hasilnya terbukti di realme X2 Pro. Handphone memiliki kamera belakang berkonfigurasi quad camera, sehingga smartphone ini dapat menangkap semua adegan dengan hasil terbaik yang diklaim belum pernah terlihat sebelumnya.

Salah satunya adalah pembidik utama 64 MP. Selain menggunakan sensor Samsung GW1 64-megapiksel, sistem kamera realme X2 Pro juga menyertakan lensa telefoto 13 MP dengan dukungan hybrid zoom 20x -yang belum pernah ada di produk-produk pendahulunya, lensa ultra-wide angle 8 MP, serta lensa portrait 2 MP.

Usaha tersebut dilakukan demi menciptakan perangkat keras solid untuk kekuatan identifikasi adegan pengambilan gambar, serta toleransi dalam menghadapi berbagai kondisi pencahayaan dan pembesaran tanpa mengorbankan kualitas.

Kemudian dari segi prosesor, kini realme bermain di kelas yang lebih tinggi. Melalui X2 Pro, realme akan bersaing dengan kelas-kelas smartphone flagship secara langsung.

Ini karena penggunaan chipset Snapdragon 855+ (Plus) yang sebenarnya juga belum banyak pesaingnya di sini. Karena berupa versi penyempurnaan, chipset canggih ini dibangun demi memberikan kecepatan dan kinerja yang ditingkatkan, menghadirkan rendering grafis lebih cepat serta peningkatan kinerja CPU dari Snapdragon 855 biasa.

Keunggulan lain terdapat di sektor layar. Smartphone bakal menjadi smartphone pertama di Indonesia yang mengusung layar 90Hz. Dibandingkan smartphone yang saat ini ditawarkan di pasar premium, realme X2 Pro membawa peningkatan frame rate hingga 50% dengan zero lag.

Fitur itu memungkinkan gambar pada layar dihasilkan sangat halus. Handphone realme X2 Pro juga akan memberikan pengalaman menyentuh layar yang halus dan respons layar lebih cepat.

Tidak ketinggalan teknologi pengisian daya cepat. Bukan VOOC yang biasa digunakan oleh produk lain, kali ini X2 Pro juga akan menjadi yang pertama di Indonesia dengan membawa teknologi 50W SuperVOOC Flash Charge.

Melalui teknologi ini tidak ada lagi membuang waktu hanya untuk mengisi baterai penuh. Tidak sampai satu jam, baterai di X2 Pro bisa terisi penuh dari kondisi kosong.

Bagi realme, kenyamanan pengguna merupakan yang utama, dan saat ini realme sedang gencar memberikan nilai kemewahan bagi para pengguna dengan harga yang tetap bersahabat. Kedua elemen itu sangat dibutuhkan oleh banyak pengguna Indonesia, sehingga menjadikan realme X2 Pro sebagai handphone yang harus diwaspadai para kompetitor di pasar premium.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak